Sebuah video aksi kriminal viral di media sosial, Sabtu (26/11). Video tersebut, memperlihatkan sekelompok orang melakukan pembacokan terhadap seseorang dengan menggunakan senjata tajam.
Berdasarkan informasi, Kejadian tersebut terjadi di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Jumat pagi (25/11). Korban merupakan seorang karyawan pecel lele bernama Khoirul Irsan (23)
Dalam video tersebut, terlihat korban sempat berlari ke arah ruko Palembang Indah Mall (PIM), namun berhasil dihantam oleh pelaku lainnya dengan menggunakan kayu balok panjang membuat korban terjatuh saat itulah para pelaku langsung menyerang korban dengan empat tebasan samurai sebanyak empat kali.
Saat itu diantara pelaku berusaha melerai sedangkan dua orang lain yang berada dilokasi langsung meninggalkan TKP.
Korban yang menderita luka sabetan terjatuh. Beruntung ada seorang wanita yang datang membantu dengan menutupi tubuh korban agar tidak diserang oleh pelaku lagi.
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rian Suhendi SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Apriansyah membenarkan adanya peristiwa pembacokan yang dilakukan sekelompok pria di Jalan Letkol Iskandar Jumat malam. Anggota Reskrim Polsek Ilir Barat I langsung mendatangi dan mengecek untuk olah TKP.
“Anggota kami sudah mengecek TKP nya. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kita sudah datang ke TKP dan mengecek CCTV yang ada di lokasi,” katanya.
Dikatakan Apriansyah dari hasil penyelidikan sementara korban dibacok pelaku lantaran marah dengan korban yang menagih uang bayaran pecel lele, karena pelaku merasa sudah membayar pesanan pecel lele ke teman korban. “Dari sinilah terjadi keributan sehingga teman pelaku langsung membacok korban dengan senjata tajam,”ungkapnya.
Dari kejadian ini korban menderita luka sabetan dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit. Korban juga sudah membuat laporan. “Kami juga sudah mengantongi identitas pelaku semoga saja segera tertangkap,” ujarnya.
Saat ini, Polsek IB I Palembang juga tengah memburu para pelaku. “Kita sudah kantongi identitas pelaku, sampai saat ini pengejaran masih dilakukan,” pungkasnya.
