RELUNG.ID- Video berdurasi 20 detik yang menampilkan Slamet, Kepala Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto, sedang berjoget bersama penyanyi, viral di media sosial dan menjadi sorotan warga.
Video tersebut awalnya diunggah oleh akun TikTok @favianfavio milik Kepala Desa Sooko, namun kini sudah dihapus setelah menuai kritik.
Camat Sooko, Masluchman, menjelaskan video itu diambil saat pembubaran Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) akhir Agustus 2025.
Slamet yang juga panitia penutupan acara, memiliki usaha sound system dan memimpin orkes melayu, sehingga ikut mengisi hiburan. Ia menegaskan, seluruh hiburan bersifat partisipasi pribadi kepala desa tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
Viralnya video ini membuat pihak kecamatan menegur Slamet.
“Yang posting itu Pak Kades Sooko dan sudah saya tegur. Langsung saya minta hapus. Katanya niatnya hanya bercanda saja,” ujar Masluchman.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, meminta para camat dan kepala desa lebih berhati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan agar tidak menimbulkan kontroversi atau menyakiti hati masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga etika sebagai pejabat publik dan mengutamakan kegiatan yang bersifat kemanusiaan.
“Jangan sampai menyakiti hati masyarakat. Kepala desa sebagai pejabat publik wajib menjaga etika di hadapan publik, karena setiap tindakan akan menjadi sorotan masyarakat,” tegas Gus Barra.[YKP]

