Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Viral Pejabat Pati Asyik Main HP Saat Sosialisasi KPK, Komitmen Antikorupsi Dipertanyakan
Indeks

Viral Pejabat Pati Asyik Main HP Saat Sosialisasi KPK, Komitmen Antikorupsi Dipertanyakan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Suasana saat pejabat dilingkup Pemkab Pati maiN Hp saat sosialisasi antikorupsi. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sorotan publik tertuju pada jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, setelah beredarnya video yang memperlihatkan sikap tidak serius dalam kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Alih-alih menunjukkan komitmen terhadap upaya pemberantasan rasuah, sejumlah pejabat justru tampak berbincang sendiri, bermain ponsel, hingga mengantuk saat kegiatan berlangsung di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Satgas Pencegahan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK, Azril Zah, yang datang untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi di daerah. Namun, suasana forum dinilai jauh dari harapan.

Video yang diunggah kreator media sosial Eko Kuswanto memperlihatkan perilaku para pejabat tersebut, dan dengan cepat memicu reaksi keras dari masyarakat.

Kritik publik semakin tajam mengingat Kabupaten Pati tengah berada dalam sorotan akibat tingginya laporan dugaan korupsi. Sepanjang 2025, tercatat 64 laporan kasus—tertinggi di Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut menyayangkan sikap anak buahnya dalam forum penting tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi KPK seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Ini sangat penting agar kejadian sebelumnya tidak terulang. Kami ingin seluruh pejabat benar-benar memahami dan menerapkan prinsip transparansi,” ujarnya.

Chandra juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi, kinerja pejabat publik tidak hanya diawasi internal, tetapi juga oleh masyarakat luas.

“Kehadiran KPK di Pati kali ini memang difokuskan pada aspek pencegahan, bukan penindakan. Pentingnya membangun sistem yang transparan sejak tahap perencanaan anggaran hingga pengadaan barang dan jasa,”kata dia.

Namun, tantangan integritas di lingkungan Pemkab Pati tidak bisa dilepaskan dari catatan sebelumnya. Berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 oleh KPK, Pemkab Pati masuk dalam kategori rentan dengan skor 72,24—di bawah rata-rata provinsi.

Penurunan skor ini mencerminkan masih adanya celah serius, terutama pada aspek perdagangan pengaruh (trading in influence) dan pengelolaan sumber daya manusia.

Situasi tersebut kian diperparah dengan kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Januari 2026 yang menjerat Bupati Pati saat itu, Sudewo, terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa.

Dalam kasus tersebut, KPK mengungkap adanya praktik pemerasan dengan tarif ratusan juta rupiah untuk satu posisi jabatan, dengan total barang bukti uang mencapai Rp2,6 miliar.[Tim]

 

HP KPK Pejabat Pati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleApartemen Tak Terpakai, Ibunda Jupe Berharap Raffi Ahmad Jadi Pembeli
Next Article Skandal Mark Up PLTA Musi Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Dua Pejabat PLN Sumbagsel Jadi Tersangka
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20260 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20264 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,951 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,820 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,793 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?