RELUNG.ID – Sebuah video yang memperlihatkan iring-iringan polisi mengawal kendaraan pribadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pengendara kesal melihat iring-iringan ini hingga sempat menghentikannya. Mengingat, kondisi jalan yang tengah macet.
Adu argumen pun sempat terjadi, namun pihak kepolisian menjelaskan jika iringan ini dalam kondisi darurat hingga akhirnya kekesalan pengendara itu mereda dan melanjutkan perjalanannya.
Dalam video tersebut, KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menegaskan bahwa kendaraan pribadi yang dikawal membawa anak dalam kondisi kritis akibat demam tinggi.
“Pengendara yang protes tidak tahu bahwa kendaraan tersebut dalam kondisi urgent, membawa masyarakat yang anaknya sedang demam tinggi dan membutuhkan pertolongan cepat,” katanya.
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/7/2025) siang, sekitar pukul 13.30 hingga 14.30 WIB, saat arus lalu lintas di Jalur Puncak padat akibat libur sekolah.
Informasi mengenai kondisi darurat itu diterima dari layanan darurat Bogor Siaga 112, yang melaporkan bahwa seorang warga bernama Bobi tengah terjebak macet bersama anaknya yang mengalami demam tinggi dan kondisi terus menurun.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke petugas Satlantas yang sedang bertugas di lapangan.
“Lokasinya di Desa Tugu Utara, dekat Hotel Evergreen Resort. Setelah situasi darurat dipastikan, petugas segera melakukan pengawalan menuju RS Siloam Bogor,” ungkap Ardian.
Saat dalam perjalanan melintasi sekitar Rest Area Papa Dino di Desa Cipayung, kendaraan yang dikawal sempat dihentikan oleh seorang pengendara lain yang merasa frustrasi karena telah lama terjebak macet.
“Pengendara itu turun dan menghadang. Ia memprotes karena tidak tahu alasan di balik pengawalan tersebut,” ujar Ardian.
Namun setelah diberikan penjelasan bahwa pengawalan dilakukan untuk menyelamatkan anak yang sedang kritis, pengendara itu akhirnya memahami situasi dan memberikan jalan.
Ardian meminta masyarakat untuk tidak langsung menghakimi tindakan petugas di lapangan, terutama dalam situasi darurat.
“Jika terjadi situasi seperti ini, mohon pengertian dari pengguna jalan lain. Kami bertugas berdasarkan laporan dan verifikasi kondisi darurat di lapangan,” tegasnya.
Pengawalan berhasil dilakukan hingga kendaraan tiba dengan selamat di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis segera. (vid)

