Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Pungli Berseragam Dishub di Palembang, Pengamat Sebut Pemda Dinilai Gagal Awasi Aparat di Ruang Publik
Regional

Viral Pungli Berseragam Dishub di Palembang, Pengamat Sebut Pemda Dinilai Gagal Awasi Aparat di Ruang Publik

RiyadiBy Riyadi08/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tangkapan layar pungli terhadap angkutan bantuan ke Aceh. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RELUNG.ID-Aksi dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh seorang petugas berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) mendadak viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, dan memicu kemarahan warganet karena dianggap mencoreng wajah pelayanan publik.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Suprianto, mengaku telah mengetahui video viral tersebut. Namun ia menegaskan bahwa petugas yang terekam dalam video bukan merupakan anggota Dishub Kota Palembang.
Baca juga :   Wako Lubuklinggau Temui Ketua DPD RI, Bahas Lahan PT KAI hingga Sengketa Cikencreng
“Kami sudah melakukan konfirmasi dengan BPTD Sumatera Selatan. Dari hasil penelusuran, kejadian dalam video tersebut merupakan transaksi ilegal atau pemalakan yang dilakukan oleh oknum petugas BPTD Sumsel, bukan petugas Dishub Kota Palembang,” tegas Agus saat dikonfirmasi, Kamis (8/1).
Meski demikian, kejadian tersebut tetap memicu kritik keras dari berbagai kalangan. Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar, menilai kasus ini sebagai bentuk kegagalan pengawasan aparatur di ruang publik serta mencerminkan buruknya tata kelola pelayanan transportasi.
“Ini kejadian yang sangat memalukan dan meruntuhkan martabat Kota Palembang, bahkan Sumatera Selatan. Pemerintah tidak boleh ngeles atau sekadar lempar tanggung jawab antarinstansi,” ujar Bagindo Togar.
Baca juga :   Kebakaran Hebat di Eks Workshop BKPL PTBA, Enam Damkar dan Delapan Water Truck Dikerahkan
Menurutnya, bagi masyarakat awam, perbedaan seragam antarinstansi tidak menjadi pembeda utama. Yang terlihat adalah simbol negara dan kekuasaan yang justru digunakan untuk memalak rakyat.
“Di mata publik, itu petugas negara. Mau Dishub kota atau BPTD pusat, sama saja. Yang tampak adalah aparat berseragam bertingkah seperti pengemis berseragam. Ini menciptakan persepsi buruk bahwa negara hadir bukan untuk melayani, tapi memeras,” tegasnya.
Bagindo juga menekankan bahwa aparat yang bertugas di ruang publik, terutama sektor transportasi, seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan dan ketertiban, bukan justru sumber ketakutan dan keresahan.
Baca juga :   Prakiraan Cuaca Selasa 6 Juni 2023, Palembang Berawan
Ia mendesak agar instansi terkait, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, segera mengambil langkah tegas dan terbuka, termasuk mengungkap identitas oknum serta sanksi yang dijatuhkan.
“Kalau ingin mengembalikan kepercayaan publik, jangan hanya klarifikasi. Harus ada tindakan nyata dan diumumkan ke masyarakat. Jika terbukti, copot dan proses hukum. Jangan lindungi oknum,” katanya.
Bagindo menilai pembiaran terhadap praktik pungli, sekecil apa pun, berpotensi memperkuat budaya korupsi di tingkat bawah dan menciptakan pembenaran sosial terhadap penyalahgunaan wewenang.
Baca juga :   Segel Dibuka, Pedagang Bakal Diperbolehkan Kembali Berjualan?
“Kalau negara kalah oleh oknum, maka yang hancur bukan hanya citra pemerintah, tapi kepercayaan rakyat,” pungkasnya. [YSF]
Dinilai Gagal Dishub Palembang Pemda Pungli
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBahlil Pastikan IUP untuk Ormas Tetap Jalan Meski Digugat di MK
Next Article Sungai Muara Balak Meluap, Delapan Desa di OKU Timur Terendam Banjir
Riyadi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,945 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,815 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,788 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?