RELUNG.ID– Video iring-iringan kendaraan Brimob bersama sejumlah truk yang membawa massa di kawasan Slipi, Jakarta Barat, viral di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang menyebut kendaraan Brimob mengawal massa sebelum bentrokan terjadi pada Kamis (27/8/2026).
Dalam unggahan yang beredar, kendaraan Brimob terlihat bergerak di sisi sejumlah truk yang membawa massa. Video itu kemudian diberi narasi yang menuding aparat memberikan pengawalan kepada massa.
“Enak ya dikawal!” demikian narasi dalam unggahan tersebut.
Namun, Polda Metro Jaya membantah narasi tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan informasi yang menyebut Brimob mengawal massa tidak benar.
“Narasi tersebut tidak benar,” kata Budi kepada wartawan, Senin (31/8/2026).
Budi menjelaskan kendaraan Brimob yang terlihat dalam video bukan sedang melakukan pengawalan terhadap massa. Menurutnya, personel Brimob saat itu tengah menjalankan tugas patroli dan memantau situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kendaraan Brimob yang terlihat dalam video tersebut sedang melaksanakan patroli dan monitoring situasi kamtibmas di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian,” ujarnya.
Patroli tersebut dilakukan menyusul adanya aktivitas penyampaian aspirasi serta potensi kerawanan keamanan di sejumlah wilayah.
Polda Metro Jaya menilai keberadaan kendaraan Brimob dalam satu arah dengan rombongan truk tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa aparat sedang memberikan pengawalan kepada massa.
Budi mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Ia meminta masyarakat melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu sebelum membagikan sebuah konten agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Mari bijak dalam bermedia sosial, cek fakta sebelum membagikan informasi,” kata Budi.
Sementara itu, video yang menjadi sorotan tersebut memang memperlihatkan sejumlah truk melaju di jalan arteri dengan membawa massa. Di sisi truk, sejumlah personel dan kendaraan Brimob tampak bergerak dalam arah yang sama.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa keberadaan kendaraan Brimob dalam video tersebut merupakan bagian dari kegiatan patroli dan monitoring situasi kamtibmas, bukan pengawalan terhadap massa.[YKP]

