RELUNG.ID — Sebuah video viral yang memperlihatkan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi terhadap seorang warga menghebohkan masyarakat Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Dalam video yang direkam oleh seorang perempuan, terlihat seorang pria berkaus merah terduduk di pinggir jalan dengan hidung berdarah.
Insiden ini disebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, tepat di depan rumah dinas Wali Kota Prabumulih.
Menurut narasi dalam video, kejadian bermula ketika oknum polisi berinisial M Yunus diduga menabrak kendaraan korban bernama Jauhari. Namun, alih-alih membantu, oknum tersebut justru terlihat marah dan diduga menendang korban yang sudah terjatuh, sehingga korban terluka.
Seorang perempuan yang merekam kejadian tersebut terdengar memprotes tindakan kasar yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut.
“Ngapo cak itu pak, dak boleh cak itu kamu, kami saksi nyingok dio la mak itu kamu terjangke pulo (Kenapa begitu pak, tidak boleh kamu begitu, kami saksi lihat dia sudah begitu, kamu tendang juga),” ucap perempuan tersebut dengan nada marah.
Dia juga menyebut bahwa kendaraan korban sudah terbalik, tetapi korban tetap ditendang.
“Dio sudah tebalik diterjang cak itu, dak boleh pak. Na pak kapolres ini oknumnya M Yunus namanya, dak boleh cak itu pak, manusio bapak ini (Dia sudah terbalik, ditendang seperti itu, tidak boleh pak. Nah, Pak Kapolres ini oknumnya M Yunus namanya, tidak boleh begitu pak, manusia bapak ini),” katanya lagi.
Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo, membenarkan insiden tersebut dan memastikan pihaknya sedang melakukan investigasi.
“Kita investigasi dulu,” ujar Endro saat dikonfirmasi pada Senin, 13 Januari 2025.
Endro juga menyampaikan bahwa pihak Polres Prabumulih akan memberikan keterangan resmi terkait insiden ini melalui konferensi pers.
“Siang ini kami release mas,” tambahnya.[AYK]

