Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Wisatawan Dipalak di Kampung Ratenggaro Sumba, Kemenpar Turun Tangan
Regional

Viral Wisatawan Dipalak di Kampung Ratenggaro Sumba, Kemenpar Turun Tangan

RiyadiBy Riyadi21/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Aksi pungli yang dialami oleh wisatawan saat berkunjung ke kampung Adat Ratenggaro, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Tangkapan Layar Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Pasangan suami istri pelancong, John Stephen dan Riana Subandi, mengaku mengalami pemalakan saat berkunjung ke Kampung Adat Ratenggaro, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kisah mereka viral di media sosial dan menuai perhatian publik, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dalam unggahan di akun Instagram mereka @jajago.keliling.indonesia, John dan Riana menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat berwisata ke Ratenggaro pada 12 Mei 2025.

Baca juga :   Kemenpar Dorong Wisata Aman dan Nyaman Selama Nataru di Sumsel

Mereka mengaku dipalak oleh sejumlah warga, termasuk anak-anak dan orang dewasa, yang memaksa menawarkan jasa foto, penyewaan kuda, hingga meminta uang dengan berbagai dalih seperti “uang rokok”, “uang buku”, dan “uang sukarela”.

Tak hanya itu, harga jasa yang awalnya telah disepakati juga disebut-sebut dinaikkan sepihak. Insiden pemalakan tak berhenti di kawasan wisata. Dalam perjalanan pulang, mobil campervan mereka juga dihadang oleh orang tak dikenal di jalan poros tengah Ratenggaro menuju Tambolaka yang kembali meminta uang.

“Sumpah aku nggak bakal lagi ke tempat wisata ini, sumpah bener,” keluh John dalam videonya.

Baca juga :   Adu Data Subsidi LPG, Bahlil Bantah Paparan Menkeu Purbaya

Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Pariwisata melalui Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, menyampaikan keprihatinan dan penyesalan. Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera melakukan pembinaan dan pengawasan.

“Kementerian Pariwisata sangat menyayangkan dan menyesalkan terjadinya peristiwa yang terjadi di destinasi pariwisata Kampung Adat Ratenggaro. Kami telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk segera melakukan pembinaan,” ujar Fadjar, Selasa (20/5/2025).

Fadjar juga menyebutkan bahwa pihak Pemkab dan Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya akan menggelar pertemuan dengan pengelola desa adat, camat, Polsek, Danramil, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Sosialisasi dan pembekalan kepada warga, terutama anak-anak, dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/5) di Desa Adat Ratenggaro.

Baca juga :   Usai Demo Berulang, Kantor Bupati Pandeglang Dipasangi Pintu Besi

Kemenpar juga akan mendampingi pengelolaan desa wisata Ratenggaro agar lebih ramah wisatawan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat dan pengelola destinasi.

“Kami akan melakukan pendampingan pengelolaan destinasi agar lebih ramah terhadap wisatawan melalui peningkatan kapasitas SDM masyarakat,” tutup Fadjar.[YKP]

Kemenpar Ratenggaro Sumba Turun Tangan Wisatawan Dipalak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article14 Hotspot Terdeteksi Selama Mei, BPBD Muba Bakal Siaga Karhutla
Next Article Jokowi Sedih Polemik Ijazah Tak Kunjung Usai: Ini Sudah Keterlaluan

Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,756 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?