RELUNG.ID – Setelah beberapa bocoran awal, Vivo V60 kini resmi terdaftar di basis data NBTC Thailand, menandakan semakin dekatnya peluncuran ponsel pintar tersebut.
Perangkat ini tercatat dengan nomor model V2511, yang sama dengan yang digunakan dalam beberapa sertifikasi lainnya.
Sebelum terdaftar di Thailand, Vivo V60 telah lebih dulu memperoleh sertifikasi dari berbagai lembaga di sejumlah negara, termasuk TDRA (UEA), SIRIM (Malaysia), IMDA (Singapura), TKDN (Indonesia), dan TÜV Rheinland (Jerman).
Dengan daftar sertifikasi yang luas ini, Vivo V60 dipastikan akan dirilis secara global, tidak hanya terbatas di pasar Asia.
Vivo telah mengonfirmasi beberapa spesifikasi utama dari V60, termasuk, baterai berkapasitas besar 6.500 mAh, layar OLED quad-curved yang menampilkan lengkungan di keempat sisi layar dengan pilihan warna Auspicious Gold, Moonlit Blue, dan Mist Grey.
Bocoran dari platform benchmark Geekbench mengungkap bahwa Vivo V60 akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 7 Gen 4, dipadukan dengan RAM 8GB.
Ponsel ini akan menjalankan sistem operasi terbaru Android 15, dengan antarmuka khas Vivo, yaitu Funtouch OS 15.
Sertifikasi dari TÜV juga memastikan bahwa perangkat ini mendukung pengisian daya cepat kabel hingga 90W, menjanjikan pengisian baterai yang efisien untuk perangkat dengan kapasitas besar.
Vivo V60 diperkirakan akan diluncurkan secara resmi pada 12 atau 19 Agustus mendatang di India. Banyak pihak menduga bahwa model ini merupakan versi global dari Vivo S30, yang sebelumnya dirilis di Tiongkok pada bulan Mei lalu.
Dengan spesifikasi premium dan sertifikasi global yang telah dikantongi, Vivo V60 diharapkan menjadi salah satu pesaing kuat di segmen kelas menengah atas pada paruh kedua tahun 2025. (LWM)

