RELUNG.ID- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, didampingi Wakil Wali Kota Bertha Edhar, meninjau kondisi pondasi Jembatan Tebat Gheban yang telah mangkrak selama hampir sembilan tahun akibat belum adanya kelanjutan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Ludi Oliansyah menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan guna membahas kelanjutan pembangunan dua jembatan di lokasi tersebut, yakni Jembatan Air Betung dan Jembatan Tebat Gheban.
“Saat ini jalan ini sudah menjadi tanggung jawab pihak Provinsi Sumsel. Untuk itu, saya akan segera berkoordinasi dengan Pak Gubernur untuk membahas kelanjutan pembangunan jembatan Air Betung dan Tebat Gheban ini,” ujar Ludi, Rabu (5/3).
Ia menambahkan bahwa apabila pembangunan dua jembatan tersebut dapat kembali dilanjutkan, maka arus lalu lintas kendaraan besar dapat dialihkan melalui jalan lingkar timur Kota Pagar Alam. Hal ini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.
“Jika dua jembatan ini nantinya diselesaikan, maka akses lingkar timur ini akan kembali dapat digunakan sebagai jalur kendaraan besar yang keluar masuk Pagar Alam tanpa harus melewati kawasan kota,” jelasnya.
Namun, Ludi mengakui bahwa penyelesaian pembangunan dua jembatan tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar. Oleh karena itu, koordinasi antara Pemkot Pagar Alam dan Pemerintah Provinsi Sumsel sangat diperlukan.
“Kami bisa mengajukan pembangunannya ke pihak kementerian agar tidak membebani anggaran Kota Pagar Alam maupun Provinsi Sumsel. Sebab, untuk menyelesaikan pembangunan dua jembatan ini diperlukan dana hingga puluhan miliar rupiah,” pungkasnya.[TFK]

