Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Warga Datangi Kantor Desa, Tolak Gerai Koperasi Merah Putih di Lapangan
Regional

Warga Datangi Kantor Desa, Tolak Gerai Koperasi Merah Putih di Lapangan

RiyadiBy Riyadi14/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Warga Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendatangi Kantor Desa Wonodadi untuk memprotes rencana pembangunan kantor dan gerai Koperasi Desa Merah Putih di area lapangan desa, Selasa (13/1/2026).(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Warga Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendatangi Kantor Desa Wonodadi untuk memprotes rencana pembangunan kantor dan gerai Koperasi Desa Merah Putih di area lapangan desa, Selasa (13/1/2026).

Dengan mengendarai puluhan sepeda motor, lebih dari seratus warga datang sambil membawa poster berisi penolakan. Setibanya di Kantor Desa, warga menempelkan belasan poster di pagar kantor desa sebagai bentuk protes.

Aksi tersebut berlangsung tertib dan berakhir dengan dialog antara perwakilan warga dan pemerintah desa. Dialog difasilitasi oleh Camat Wonodadi dan Komandan Koramil Wonodadi. Sejumlah personel TNI turut melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Baca juga :   Koperasi Merah Putih Prabowo Tancap Gas di Sumsel, Targetkan Inklusi Keuangan Desa Percontohan

Salah satu tokoh warga, Imam Rohman alias Bondet, menegaskan bahwa warga tidak menolak keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. Namun, warga menolak pembangunan gedung koperasi di area lapangan desa.

“Kami tidak menolak koperasi merah putih. Kami menolak gedungnya dibangun di lapangan desa,” kata Imam, Selasa malam.

Menurut Imam, keputusan pembangunan kantor dan gerai koperasi di lapangan desa telah diambil melalui musyawarah desa beberapa bulan lalu. Namun, ia mengklaim undangan musyawarah tersebut tidak disampaikan secara terbuka sehingga banyak warga tidak mengetahui hasil keputusan.

Baca juga :   VIDEO: Kisah Adit, Bocah 13 Tahun di Jawa Timur Rawat Kedua Orangtuanya yang Stroke

Penolakan warga semakin kuat setelah material bangunan mulai dimobilisasi ke lapangan desa dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, proses penggalian pondasi disebut telah dilakukan oleh pekerja dengan pengawasan dari personel TNI.

“Lapangan ini merupakan ruang publik yang penting bagi warga. Bukan hanya untuk olahraga, tapi juga untuk kegiatan sosial seperti bazar dan pasar malam,” ujarnya.

Imam menyebutkan bangunan koperasi direncanakan berukuran sekitar 7 meter x 30 meter. Ukuran tersebut dinilai akan mengurangi fungsi lapangan desa secara signifikan.

Baca juga :   BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kementerian Koperasi Lindungi Pekerja Koperasi

“Tuntutan warga tidak bisa ditawar. Bangunan koperasi harus dipindahkan dari lapangan desa,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut, Kepala Desa Wonodadi, Mahmudi, akhirnya menyepakati tuntutan warga untuk tidak melanjutkan pembangunan koperasi di lapangan desa.

“Lokasi baru pembangunan koperasi akan diputuskan melalui musyawarah desa yang akan segera dilaksanakan,” kata Imam.

Baca juga :   Mangkir Lebih dari 3 Bulan, Dua PPPK Satpol PP Palembang Dipecat

Ia menambahkan, lokasi alternatif yang dinilai paling memungkinkan adalah tanah kas desa yang berada di dekat Kantor Kecamatan Wonodadi. Meski membutuhkan banyak tanah urugan, warga menyatakan kesiapannya untuk ikut membantu.

“Kalau memang butuh banyak tanah urug, warga siap membantu mencarikan tambahan dana,” pungkasnya.[YKP]

Jawa Timur Kantor Desa Koperasi Merah Putih
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRealme Bersiap Luncurkan Ponsel dengan Baterai 10.000mAh
Next Article Harga Emas Antam Kembali Naik, Tembus Rp2.665.000 Per Gram
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,752 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,727 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?