Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Warga Desa Celikah OKI Dilanda Ancaman Ular Kobra, Dua Korban Tewas
Regional

Warga Desa Celikah OKI Dilanda Ancaman Ular Kobra, Dua Korban Tewas

RiyadiBy Riyadi28/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Ular Kobra. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Ancaman ular kobra yang mematikan kini tengah menghantui warga Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Selama dua bulan terakhir, serangan ular berbisa ini telah menewaskan dua orang warga setempat.

Kepala Desa Celikah, Kartiwan, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban tewas akibat dipatuk ular kobra di dalam rumah masing-masing.

Baca juga :   Puluhan Siswa Keracunan, MBG di OKI Dihentikan Sementara

“Dua warga kami meninggal dunia akibat dipatuk ular kobra saat tengah berada di dalam rumah mereka,” ujar Kartiwan pada Senin (28/4).

Korban pertama, Rohani (39), seorang ibu hamil yang tinggal di Dusun 4 RT 12 Desa Celikah, meninggal dunia saat memasak di dapur untuk menyiapkan makanan buka puasa pada bulan Ramadhan lalu.

Saat itu, seekor ular kobra berukuran besar muncul dan langsung menggigit Rohani. Sayangnya, nyawanya tak tertolong meski korban sempat dibawa ke pengobatan.

Baca juga :   Bupati OKI Terpilih Muchendi Mahzareki Tunggu Arahan Pemerintah Pusat Terkait Tanggal Pelantikan

Tak lama setelah itu, peristiwa serupa menimpa Tamziah (52), seorang petugas kebersihan masjid di Komplek DPRD OKI, yang juga tinggal di Desa Celikah.

Pada Senin, 14 April 2025, Tamziah dipatuk ular kobra ketika hendak mengambil pakaian di dalam lemari. Meskipun keluarga korban sempat berusaha menolong dengan membawanya ke dukun kampung dan kemudian ke klinik terdekat, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Tamziah meninggal dunia tidak lama setelah kejadian, dalam waktu kurang dari 2,5 jam.

Baca juga :   Korban Lumpuh, Dua Pelaku Pengeroyokan Masih Bebas Meski Berstatus DPO


Melihat kejadian-kejadian tersebut, Kartiwan mengimbau agar warga Desa Celikah menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam membuang sampah, agar tidak menjadi tempat yang disukai ular untuk bersarang.

Ia juga meminta bantuan dari pemerintah daerah, khususnya petugas pemadam kebakaran, untuk membantu warga menangani ancaman ular berbisa.

“Semoga tidak ada lagi korban akibat dipatuk ular kobra di Desa Celikah,” harap Kartiwan.

Baca juga :   Tradisi Jamuan Haji Tetap Lestari, Masjid Qodim Pagar Alam Sambut 208 Jamaah dengan Makan Bersama

Menyikapi kejadian ini, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten OKI, Hilwen Hariwijaya, melalui Kabid Damkar Muhammad Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait peristiwa serangan ular kobra tersebut.

Meskipun tidak ada penugasan khusus terkait penyelamatan hewan liar, Yusuf menyatakan siap membantu warga selama 24 jam jika ada laporan.

“Kami siap membantu, tetapi memang tidak ada laporan terkait hal ini,” katanya.

Baca juga :   Terseret Arus Sungai Lematang Saat Memancing, Warga Lahat Dilaporkan Hilang

Yusuf juga mengimbau kepada warga agar segera melaporkan ke pihak Damkar jika menemukan ular kobra, karena menangkap atau mengevakuasi ular tersebut tanpa pengetahuan dan peralatan yang tepat bisa membahayakan nyawa.[HWJ]

Dua Tewas OKI Teror Ular Kobra
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWebtoon Shark Bakal Diadaptasi Jadi Drakor, Tayang Mei Mendatang
Next Article Dewan Komisaris dan Manajemen Pertamina Drilling Tinjau Rig PDSI#53.2 di Blok Rokan
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,912 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,784 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,757 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?