RELUNG.ID – Ratusan warga Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI), berbondong-bondong mendatangi layanan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dibuka BPJS Kesehatan pada 29–30 September 2025.
Lonjakan kedatangan ini menunjukkan masih tingginya kendala akses layanan kesehatan di daerah terpencil.
Pada hari pertama, tercatat 387 warga dilayani, disusul 248 warga pada hari kedua. Mayoritas datang untuk mengurus perubahan data kepesertaan hingga mencari informasi fasilitas kesehatan yang bisa dipilih.
“Kalau ada layanan seperti ini, kami tidak perlu jauh-jauh ke kota. Biaya dan waktu bisa dihemat,” ujar seorang warga yang merasa terbantu dengan layanan keliling tersebut.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menilai langkah ini krusial untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah ujung kabupaten. “Pelayanan terpadu ini bentuk komitmen pemerintah mendekatkan layanan. Kami ingin pastikan hak warga terpenuhi tanpa hambatan jarak,” katanya, Rabu (1/10/2025).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang melalui Kepala BPJS Kesehatan OKI, Yusfikarina, menegaskan program layanan jemput bola ini akan terus diperluas ke kecamatan lain. Menurutnya, setiap kali digelar, antusiasme warga selalu tinggi, membuktikan masih adanya kesenjangan akses layanan kesehatan di daerah pedalaman.
“Cengal jadi salah satu titik penting karena jaraknya jauh dari pusat layanan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap terlayani,” pungkasnya. (CKM)

