RELUNG.ID- Wakil Wali Kota Lubuklinggau, Rustam Effendi, menegaskan bahwa Kota Lubuklinggau merupakan kota majemuk yang dihuni masyarakat dengan beragam latar belakang agama, budaya, dan suku bangsa.
Menurut Rustam, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan besar yang harus dijaga dan dirawat bersama. Dengan terjaganya kerukunan dan toleransi, maka akan tercipta kedamaian, persatuan, serta kesatuan di tengah masyarakat.
“Keberagaman merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama,” ujar Rustam saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan perluasan Gedung Gereja Katolik Paroki Penyelenggara Ilahi Lubuklinggau, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan rumah ibadah, termasuk gereja, bukan sekadar pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, hal tersebut menjadi simbol kuat kerukunan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi simbol kerukunan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kota Lubuklinggau,” katanya.
Rustam juga mengapresiasi keberadaan Gereja Katolik Paroki Penyelenggara Ilahi yang telah berdiri selama 62 tahun di Kota Lubuklinggau. Gereja tersebut berlokasi di Jalan Garuda, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat.
Menurutnya, usia gereja yang telah puluhan tahun dan kini dilakukan perluasan bangunan menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama di Kota Lubuklinggau telah terjalin dengan baik sejak lama.
“Ini menjadi cerminan bahwa toleransi dan kebersamaan di Lubuklinggau terus terjaga hingga saat ini,” pungkasnya.[NSR]

