Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»WFH ASN Dinilai Efektif, MenPANRB Klaim Negara Hemat Rp1,95 Triliun dari Perjalanan Dinas
Bisnis

WFH ASN Dinilai Efektif, MenPANRB Klaim Negara Hemat Rp1,95 Triliun dari Perjalanan Dinas

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda29/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel usai melantik PPPK Sumsel. Foto : Humas Pemprov Sumsel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

**WFH ASN Dinilai Efektif, MenPANRB Klaim Negara Hemat Rp1,95 Triliun dari Perjalanan Dinas**

 

 

RELUNG.ID – Kebijakan work from home (WFH) atau sistem kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran negara. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mencatat penghematan perjalanan dinas mencapai Rp1,95 triliun sejak penerapan evaluasi WFH pada April 2026.

Tak hanya itu, pemerintah juga berhasil menekan biaya utilitas perkantoran hingga Rp65,6 miliar. Di saat yang sama, penggunaan layanan digital pemerintahan meningkat tajam, ditandai dengan bertambahnya 100.817 dokumen menggunakan tanda tangan elektronik (TTE).

Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan kebijakan fleksibilitas kerja bukan sekadar langkah efisiensi anggaran, melainkan bagian dari transformasi besar dalam pola kerja birokrasi.

“Efisiensi tidak berarti mengurangi layanan. Efisiensi hari ini berarti mengubah cara negara bekerja. Fleksibilitas kerja adalah pintu masuknya, sementara transformasi digital pemerintah adalah perubahan utamanya,” ujar Rini dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Rini, hasil evaluasi menunjukkan sekitar 95 persen layanan publik tetap berjalan stabil bahkan mengalami peningkatan selama penerapan sistem kerja fleksibel. Pemerintah juga memastikan pengaduan masyarakat tetap ditangani melalui kanal layanan resmi yang tersedia.

Ia menegaskan, transformasi budaya kerja ASN harus dibangun di atas fondasi Digital Public Infrastructure (DPI) yang mencakup identitas digital, pertukaran data antarinstansi, hingga sistem pembayaran digital pemerintah.

“Transformasi budaya kerja harus mendorong ASN bekerja lebih efektif, agile, dan berorientasi hasil. Fleksibilitas kerja bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan, justru harus memperkuat profesionalisme dan akuntabilitas kinerja,” katanya.

Meski dinilai berhasil menekan biaya operasional negara, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi WFH. Beberapa di antaranya terkait budaya kerja digital, koordinasi lintas unit, hingga sinkronisasi antarinstansi.

Karena itu, pemerintah mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk memperkuat tata kelola sistem kerja fleksibel agar pelayanan publik tetap optimal meskipun pegawai tidak sepenuhnya bekerja dari kantor.

“Ke depan, fleksibilitas kerja harus semakin matang implementasinya. Tidak hanya fleksibel dalam tempat bekerja, tetapi juga semakin kuat dari sisi tata kelola, koordinasi, dan pencapaian kinerja organisasi,” tutur Rini.[THQ]

 

ASN KemenPan RB WFH ASN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleErin Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Penganiayaan ART, Sunan Kalijaga Mundur Jadi Kuasa Hukum
Next Article Razman Minta Roy Suryo Cs Siap Hadapi Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Kubu Dokter Tifa Bantah Berkas Akan P21
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Regional

Viral Oknum ASN Diduga Terobos Jalan Baru Dicor, Barikade Dipindahkan

29/09/20266 Views
Regional

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Gladi Komcad, DPR Minta Penyebab Diusut

28/09/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?