RELUNG.ID – Petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah V melakukan monitoring tumbuhan dan satwa di Bukit Sulap, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Dalam monitoring tersebut, petugas TNKS menemukan setidaknya empat jenis bunga bangkai di Bukit Sulap Lubuklinggau ini.
“Monitoring ini dilakukan selama lima hari, sejak tanggal 21 Maret hingga 25 Maret lalu,” kata Kepala TNKS Wilayah V Lubuklinggau, Hendrimon, Selasa (7/5).
Dia menerangkan, Bukit Sulap ini merupakan habitat dari bunga bangkai. Dimana, ditemukan 75 individu yang meliputi empat spesies yaitu amorphophallus paenoiifolius, amorphophallus variabilis, amorphophallus gigas dan amorphophallus muelleri.
Tipe ekologi bunga bangkai ini ditemukan di hutan hujan dataran rendah dengan lokasi tertutup naungan dengan kondisi abiotik meliputi pH 4,5 sampai 5,5, temperatur 26 Celsius sampai 28 Celsius.
“Kondisi kelembapan udara basah hingga sangat basah, serta intensitas penyinaran matahari rendah,” jelas Hendrimon.
Pihak TNKS Wilayah V Lubuklinggau sejak empat tahun lalu telah melakukan inventarisasi bunga bangkai di lokasi tersebut. Inventarisasi ini dilakukan dengan metode random sampling dan pelaksanaan selama lima hari.
Dia berpesan, agar keberadaan bunga bangkai di kawasan hutan Bukit Sulap dapat tetap dijaga kelestariannya.
Diharapkan tidak dirusak ataupun dipindahkan. Sebab bunga bangkai tidak dapat hidup kembali kalau dipindahkan.
“Mari kita jaga habitat tumbuhan dan satwa kunci untuk TNKS lestari,” pungkasnya.

