RELUNG.ID- Sebanyak lebih dari 180 unit kendaraan operasional milik Kilang Pertamina Plaju mengikuti uji emisi sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan sistem kerja yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini mencakup seluruh armada, mulai dari kendaraan operasional harian hingga truk pemadam kebakaran.
Uji emisi rutin ini bertujuan memastikan bahwa performa mesin kendaraan tetap optimal dan gas buang yang dihasilkan tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas udara serta meminimalkan risiko pencemaran dari aktivitas transportasi internal kilang.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, Siti Rachmi Indahsari, mengatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi budaya perusahaan dan wujud nyata tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keberlanjutan. Kendaraan yang sehat berarti udara yang lebih bersih bagi kita semua,” ujar Siti Rachmi, Selasa (24/6/2025).
Ia menegaskan bahwa kilang bukan hanya bicara soal produksi energi, tetapi juga soal bagaimana proses produksi dijalankan tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan.
“Uji emisi ini adalah satu dari sekian banyak upaya kami untuk menyeimbangkan antara operasional dan tanggung jawab ekologis,” tambahnya.
Selain berdampak positif bagi lingkungan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi tim teknis untuk mengevaluasi kondisi armada yang digunakan setiap hari. Dari hasil uji emisi yang transparan, perusahaan dapat segera mengambil langkah perbaikan atau peremajaan kendaraan jika diperlukan.
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Plaju mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama menjaga bumi dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti memastikan kendaraan tetap layak jalan dan tidak mencemari udara.
“Bumi yang sehat dimulai dari udara yang bersih. Dan itu bisa kita wujudkan bersama,” tutup Siti Rachmi.[CKM]

