RELUNG.ID – Raifa Lakeisha (11) pelajar SMAN 6 Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) tersenyum bahagia, ketika berhasil meraih poin terbesar dalam kompetisi Top Rank (Ranking 1) di event Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (DKG) 7th Tahun 2026, di Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (27/6/2026) siang.
Dia berhasil mengalahkan Safira Salsabila (11), peserta asal SMAN 1 Palembang yang akhirnya meraih Juara II. Sedangkan pelajar dari SMA Sumsel yakni M Khubaid Arrasyid meraih Juara III Top Rank yang merupakan rangkaian event yang digelar Bank Indonesia Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Raifa yang masih duduk di bangku XI SMAN 6 Palembang tak menyangka bisa unggul di kompetisi tersebut. Karena di tahun lalu, dia hanya menduduki posisi Juara III DKG Top Rank (Ranking 1) DKG 2025.
“Padahal di sekolah, saya tidak masuk dalam Top 3, hanya ranking 10 besar saja. Senang rasanya bisa menang di kompetisi ini, karena persaingannya cukup ketat, hampir 60 orang pelajar yang ikut,” ujarnya.
Dalam event Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (DKG) 7th Tahun 2026, dia mendapatkan banyak ilmu tentang dunia perbankan, salah satunya tentang perlindungan konsumen dan pengetahuan tentang Rupiah.
Sama halnya dengan Juara II Safira Salsabila, yang sama sekali buta akan ilmu tentang perbankan terutama tentang Bank Central. Dengan edukasi dan kompetisi yang digelar Bank Indonesia Sumsel tersebut, ada banyak hal-hal baru yang bisa dipelajarinya.
“Saya sebenarnya tidak terlalu tertarik tentang pengetahuan bidang ekonomi dan perbankan. Tapi setelah mengikuti acara Bank Indonesia Sumsel ini, saya beruntung bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berharga ini,” katanya.
Pengalaman berharga juga dirasakan Ubaid, sapaan akrab Juara III DKG Top Rank 2026. Untuk bisa bersinar di kompetisi tersebut, Ubaid sudah mempersiapkan sejak sebulan lalu dengan mempelajari banyak hal terkait perekonomian dan Bank Indonesia.
Dia juga mencari pengetahuan tambahan dari berbagai aplikasi di Artificial Intelegence (AI), seperti aplikasi Gemini. Dan triknya cukup sukses, karena sebagian soal di Top Rank tersebut didapatkannya saat mempelajari di aplikasi AI Gemini.
“Sebagian soal yang diberi juri sudah ada di Gemini, sebagian saya pelajari sendiri dan Alhamdulillah bisa mendapatkan posisi Juara III. Jadi ada banyak ilmu yang saya dapatkan dari kompetisi ini,” ujarnya.
Ubaid juga tertarik dengan program Bank Indonesia yakni edukasi Cinta, Bangga dan Pahami Rupiah, yang tidak didapatkannya di sekolah. Dengan adanya edukasi terkait uang rupiah tersebut, dia lebih paham bagaimana caranya memahami lebih jauh tentang kedaulatan bangsa melalui uang rupiah.
Promosi Produk UMKM

Selain kompetisi pelajar SMA di Palembang, event ini juga menghadirkan pameran yang diisi beragam produk-produk Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari Sumsel. Mulai dari produk kuliner, fashion, pameran perbankan dan lainnya.
Pameran tersebut dimanfaatkan Maya, owner Masayu Collection untuk memamerkan produknya, yakni perhiasan aksesoris emas Palembang. Produk yang dijualnya mulai dari aksesoris koin, ganding, tembaga sepuh emas, badong, pilis, kalung biji serupu dan tapak jajo, bros berlapis emas dan lainnya.
Usaha yang dirintis ibu Maya sejak tahun 2008 di Jalan Perindustrian Palembang tersebut, sudah menembus pangsa pasar mancanegara, seperti Malaysia. Ada beberapa aksesoris khas Palembang yang diciptakan secara eksklusif oleh Masayu Collection, yang tidak ada di toko lainnya.
“Aksesoris yang kami jual mulai dari Rp300.000 hingga puluhan juta. Dengan pameran ini, kami berharap produk khas Palembang ini bisa lebih tersebar dan memperluas ciri khas budaya Palembang,” katanya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono berkata, DKG Top Rank menjadi ajang edukasi dan kompetisi antar-pelajar, untuk menguji pemahaman peserta tentang tugas dan fungsi Bank Indonesia, kebijakan kebanksentralan dan sistem pembayaran.
Mengusung konsep kompetisi yang interaktif dan kompetitif, para peserta ditantang untuk menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat melalui papan tulis yang dipegang masing-masing peserta.
“Kegiatan ini tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga mendorong generasi muda untuk semakin mengenal peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong digitalisasi sistem pembayaran,” katanya.
Digital Kito Galo 2026

Bambang berkata, penyelenggaraan Digital Kito Galo (DKG) 7th yang disinergikan dengan Gemilang Palembang Raya, tidak hanya menjadi sarana promosi digitalisasi sistem pembayaran saja.
Tapio juga wadah untuk memperkuat identitas budaya lokal, mengembangkan ekonomi kreatif, serta memperluas ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
“Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Palembang terus mendorong agar transformasi digital dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan pengembangan potensi ekonomi daerah, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Event yang digelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (DKG) 7th Tahun 2026 di hari terakhir ini juga, diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari Lomba Tari Kreasi x Digitalisasi, PaSKi (Bekelakar Palembang) dan Grand Final Banker’s Idol 2026.
Di malam hari, pengunjung Plasa BKB Palembang akan dihibur dengan penampilan spesial dari grup musik D’Asterix. ‘Musisi Jalanan di-QRIS-kan’ Challenge atau Busking Competition, sebuah kompetisi yang mengombinasikan seni pertunjukan jalanan dengan pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui QRIS.
Hari ketiga event akan ditutup dengan penampilan band kebanggan Palembang, yakni Kopral Jono. Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 7th Tahun 2026, masih akan berlangsung hingga 28 Juni 2026 dan terbuka untuk umum.

Masyarakat diundang untuk hadir di Benteng Kuto Besak, Palembang, dan menikmati berbagai kegiatan menarik mulai dari expo perbankan dan UMKM, Festival Kuliner Halal Nusantara, Museum Bank Indonesia, perlombaan kreatif, hingga hiburan dari berbagai komunitas dan seniman lokal.
Sebagai puncak kemeriahan acara, Closing Ceremony Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 7th Tahun 2026 pada 28 Juni 2026, akan dimeriahkan oleh penampilan spesial grup musik Armada. (ADV/KPB)

