RELUNG.ID – PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi di Kota Pagar Alam. Sepanjang Februari, rata-rata distribusi LPG 3 Kg di wilayah tersebut mencapai 5.040 tabung per hari.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami memastikan ketersediaan pasokan serta penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi berjalan lancar. Masyarakat dapat memperoleh LPG 3 Kg di pangkalan resmi yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi fisik tabung, memastikan keberadaan segel plastik wrap dan tutup pengaman plastik (plastic cap), serta menimbang tabung sebelum melakukan pembayaran. Jika menemukan indikasi kecurangan atau harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), masyarakat dapat melaporkan ke Pertamina melalui call center 135.
Diberitakan sebelumnya, permasalahan distribusi gas LPG subsidi 3 kg masih terus berlanjut di Pagar Alam, Sumatera Selatan. Selain masih sulit didapat, kini muncul dugaan pengurangan isi tabung gas sebelum sampai ke tangan konsumen.
Sejumlah warga mengeluhkan bahwa gas subsidi yang mereka beli sering kali lebih cepat habis dari biasanya. Bahkan, beberapa menemukan bahwa segel tabung sudah terbuka atau longgar, menimbulkan kecurigaan adanya penyimpangan dalam distribusi.
Rohmani, salah seorang warga, mendapati gas yang baru dibelinya hanya memiliki tekanan setengah saat dipasang di regulator.
“Setiap beli, baik di pangkalan maupun warung, jarum regulator hanya menunjukkan setengah. Segel tabung juga sering hilang dan tutup plastiknya longgar,” ujarnya, di wartakan RMOLSumsel, Sabtu 21 Februari 2025.
Hal serupa dialami oleh Agus Tanto. Ia bahkan mencoba menimbang gas subsidi yang dibelinya dan menemukan bahwa beratnya tidak sesuai standar.
“Setiap kali beli gas melon, isinya terasa kurang. Setelah saya timbang, ternyata memang lebih ringan,” katanya. (KPB)

