RELUNG.ID – Sebanyak 65 lulusan Universitas Sriwijaya (Unsri) kini resmi menjadi bagian dari PT Freeport Indonesia, perusahaan tambang emas kelas dunia. Hal ini diungkapkan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dalam seminar publik di Unsri Indralaya, Sumatera Selatan, Senin (3/2/2025).
“Saat ini, 65 lulusan Unsri telah bergabung sebagai karyawan di PT Freeport Indonesia. Selain itu, sejak 2022 hingga 2024, ada 50 mahasiswa Unsri yang telah menjalani program magang di perusahaan kami,”ungkap Tony.
Tak hanya membuka peluang kerja, Freeport juga berkomitmen mendukung dunia pendidikan. Pada awal 2025 ini, perusahaan menyediakan kuota beasiswa bagi 20 mahasiswa Unsri yang memenuhi kriteria tertentu.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak Unsri terkait program beasiswa ini. Kuotanya sudah kami siapkan untuk 20 mahasiswa yang memenuhi persyaratan,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menyambut baik kerja sama dengan Freeport. Ia menegaskan bahwa Fakultas Teknik Pertambangan Unsri merupakan salah satu yang tertua di Indonesia setelah ITB, sehingga memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan berkualitas di bidang pertambangan.
“Kami berharap ada lebih banyak kolaborasi, termasuk kunjungan mahasiswa dan dosen ke Freeport agar bisa memahami langsung praktik pertambangan di lapangan,” kata Taufiq.
Ia juga menegaskan bahwa lulusan Unsri telah dibekali kompetensi yang kuat, sehingga mampu bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan.
Kerja sama ini menjadi langkah positif bagi Unsri dalam menjembatani mahasiswa dengan industri pertambangan global, membuka peluang karier lebih luas, serta meningkatkan kualitas pendidikan di bidang teknik pertambangan. [TRA]

