Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»80 Persen Kopi Empat Lawang Langsung Dijual ke Lampung, Hilirisasi Masih Mandek

Regional

80 Persen Kopi Empat Lawang Langsung Dijual ke Lampung, Hilirisasi Masih Mandek


RiyadiBy Riyadi07/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Biji Kopi (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kabupaten Empat Lawang, salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Sumatera Selatan, hingga kini belum mampu memaksimalkan potensi hilirisasi komoditas unggulannya.

Sebanyak 80 persen hasil panen biji kopi dari petani lokal justru langsung dijual ke Provinsi Lampung dalam bentuk mentah tanpa sempat diolah di daerah asal.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Robinson, mengungkapkan bahwa mayoritas hasil panen kopi petani dibeli oleh pedagang pengumpul atau tauke. Mereka langsung mengirimkannya ke Lampung dalam bentuk green bean atau biji kopi mentah.

Baca juga :   Kisah Pilu Istri Aipda Petrus, Berjuang Hidup Tanpa Suami demi Anak yang Masih Bayi



“Hilirisasi kopi di Empat Lawang itu baru sebatas bubuk skala kecil. Sekitar 80 persen kopi kita dijual langsung dalam bentuk biji ke Lampung,” ujar Robinson, Selasa (7/5/2025).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas pengolahan dan minimnya pemahaman petani mengenai nilai tambah dari produk olahan menjadi kendala utama dalam pengembangan hilirisasi kopi di wilayah tersebut.

Ironisnya, meski dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi robusta di Sumsel, Empat Lawang justru belum mampu memenuhi kebutuhan kopi bubuk di pasarnya sendiri. Ketersediaan bahan baku lokal sangat terbatas karena sebagian besar telah dikirim ke luar daerah.

Baca juga :   Pembuat Dawet di Pagar Alam Kebanjiran Order Saat Ramadhan, Sehari Dapat Rp700 Ribu

“Karena banyak kopi yang dikirim ke Lampung, produksi kopi bubuk lokal belum mencukupi permintaan di Empat Lawang sendiri,” jelasnya.

Robinson juga menyoroti persoalan kualitas panen. Sebagian besar petani masih mempraktikkan metode panen “petik pelangi”, yaitu mencampur biji kopi matang dan belum matang dalam satu kali petikan.

Padahal, sistem panen “petik merah” atau hanya memetik biji yang benar-benar matang dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan harga jual kopi.

Baca juga :   BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumsel, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

“Kalau panennya masih campur seperti itu, tentu kualitasnya kurang bagus dan harganya juga tidak maksimal,” tambahnya.

Kabupaten Empat Lawang sendiri memiliki luas lahan perkebunan kopi lebih dari 52.000 hektare yang tersebar di 10 kecamatan. Dengan potensi sebesar itu, pemerintah daerah diharapkan lebih serius dalam membangun industri hilir kopi melalui penyediaan fasilitas, pelatihan petani, hingga promosi kopi lokal ke tingkat nasional maupun internasional.

“Kalau nilai tambah bisa dinikmati langsung di Empat Lawang, tentu kesejahteraan petani juga akan meningkat,” pungkas Robinson.[SLM]

Hilirisasi Kopi Empat Lawang Lampung Mandek
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBegal Sadis di Musi Rawas Diringkus Polisi, Todong Pisau dan Rampas Motor Mahasiswi
Next Article Satpol PP Palembang Tertibkan Kopi Keliling di Bahu Jalan Kawasan Taman TVRI
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?