Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hotman Paris Akui Tak Dibayar Bela Febrie, Dicap Pencitraan oleh Anak hingga Dikecam Wartawan
Regional

Hotman Paris Akui Tak Dibayar Bela Febrie, Dicap Pencitraan oleh Anak hingga Dikecam Wartawan

RiyadiBy Riyadi20/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pengacara Hotman Paris. (Instagram @hotmanparisofficial)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Pengacara Hotman Paris Hutapea mengaku tidak menerima bayaran saat mendampingi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asabri.

Namun, keputusan tersebut justru memicu polemik, mulai dari kritik putra sulungnya hingga kecaman dari organisasi profesi wartawan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Hotman menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan finansial dalam perkara tersebut.

Baca juga :   PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris, Proses Hukum Tetap Berjalan

Menurut dia, tarif jasanya sebagai advokat sudah sangat tinggi sehingga tidak berharap memperoleh bayaran dari Febrie.

“Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya super mahal di Indonesia,” ujar Hotman.

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya sedang mencari perhatian atau membangun citra melalui pendampingan terhadap Febrie.

Baca juga :   Debit Air Naik, Anak 8 Tahun di OKI Hanyut Saat Mandi di Sungai

“Jangan tanya saya cari muka. Saya tidak butuh uang lagi. Semua klien saya konglomerat. Perkara bisnis di Singapura, saya yang pegang kalau di Indonesia,” katanya.

Hotman mengaku menyadari keputusannya membela Febrie akan menuai pro dan kontra, termasuk dari para pengikutnya di media sosial. Meski demikian, ia mengaku siap menghadapi segala konsekuensinya.

“Bagi followers saya yang merasa, ‘kok Hotman jadi begini’, silakan. Saya ambil risiko itu. Tapi di mana logikanya seorang bawahan presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang menjadi kebanggaan Presiden, yang telah mengembalikan uang negara Rp430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?” ucapnya.

Baca juga :   Hotman Paris: Saya Hanya Butuh 10 Menit Buktikan Nadiem Bersih di Depan Presiden

Keputusan Hotman menjadi kuasa hukum Febrie ternyata tidak mendapat dukungan dari putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea.

Melalui akun Instagram pribadinya, Frank secara terbuka menyindir pernyataan ayahnya yang mengaku tidak mengharapkan bayaran. Ia menilai sikap tersebut hanya merupakan pencitraan.

“Halah kebanyakan pencitraan,” tulis Frank dalam unggahan Instagram Story yang kemudian ramai diperbincangkan.

Baca juga :   Cegah Stunting, Calon Pengantin hingga Balita Diminta Periksa Kesehatan

Tak berhenti di situ, Frank juga mengkritik program bantuan hukum gratis Hotman 911 yang selama ini digagas ayahnya. Menurutnya, program tersebut telah bergeser dari tujuan awal membantu masyarakat kecil dan lebih banyak dimanfaatkan sebagai sarana promosi.

“Orang miskin itu cuma dijadikan senjata marketing saja. He never really care about being center of attention,” tulis Frank.

Ia bahkan meminta agar akun Hotman 911 ditutup karena dinilai tidak lagi mencerminkan semangat memperjuangkan keadilan bagi masyarakat.

Baca juga :   Hotman Paris Soroti Kasus Viral Kepsek SMP Prabumulih Dicopot Usai Tegur Anak Pejabat Bawa Mobil

Di tengah polemik tersebut, Hotman juga menuai kecaman dari sejumlah organisasi profesi wartawan terkait ucapannya saat konferensi pers usai mendampingi Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat (17/7).

Dalam sesi tanya jawab, Hotman merespons pertanyaan wartawan dengan kalimat yang dinilai merendahkan, seperti “lu punya otak enggak?”, meminta wartawan “shut up”, hingga menyebut wartawan sebagai “pengecut”.

Baca juga :   Dugaan TPKS Betrand Peto, Hotman: Toiletnya di Mana?

Ucapan tersebut memicu reaksi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum).

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Menurutnya, setiap narasumber memiliki hak untuk menjawab maupun menolak menjawab pertanyaan, tetapi tidak dibenarkan merendahkan profesi wartawan.

Baca juga :   Gerindra Tegur Hotman Paris Usai Seret Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah

“Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” ujar Akhmad.

Sementara itu, Ketua Umum Iwakum Irfan Kamil meminta Hotman menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada wartawan. Bahkan, Iwakum juga mendesak organisasi advokat tempat Hotman bernaung memeriksa dugaan pelanggaran kode etik atas perilakunya di ruang publik.

Menurut Irfan, wartawan memiliki hak mengajukan pertanyaan sebagai bagian dari tugas jurnalistik, sedangkan narasumber berhak menolak menjawab tanpa harus menyerang kapasitas intelektual maupun martabat jurnalis.

Baca juga :   Karnaval Kemerdekaan Ricuh, Kapolsek dan Danramil Dipukul

Polemik yang melibatkan Hotman Paris pun terus bergulir. Selain menjadi sorotan karena membela Febrie Adriansyah tanpa bayaran, ia kini juga menghadapi kritik dari lingkungan keluarganya sendiri serta kecaman dari sejumlah organisasi pers yang menilai etika komunikasi di ruang publik harus tetap dijaga.[YKP]

Anak Didesak Hotman Paris Pencitraan Wartawan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDinilai Hina Wartawan, Hotman Paris Didesak Minta Maaf dan Diperiksa Organisasi Advokat
Next Article Gerindra Tegur Hotman Paris Usai Seret Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,941 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,810 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,783 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?