RELUNG.ID – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Sumsel sejak Minggu kemarin (2/8/2026).
Tercatat hingga kini total luasan yang masih terbakar mencapai 19,5 hektar.
“Daerah yang masih terbakar ini di wilayah Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI),” kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, Senin (3/8/2026).
Dia merincikan, lahan yang terbakar tersebut yaitu di Desa Simpang Empat OKI seluas 1 hektare, Desa Sungai Menang OKI seluas 2 hektare, Desa Cinta Jaya OKI seluas 2 hektare, Desa Palau Gemantung OKI seluas 8,5 hektare, Desa Teluk Kecapi Ogan Ilir seluas 2 hektare dan Desa Sungai Rambutan Ogan Ilir seluas 4 hektare.
“Saat ini yang menjadi tantangan wilayah terbakar yaitu di lahan gambut khususnya di OKI,” katanya.
Dia menerangkan, karakteristik lahan gambut ini mudah menyimpan bara api di bawah permukaan tanah. Meski kobaran api di permukaan mulai berkurang, titik-titik panas masih memunculkan asap sehingga proses pendinginan harus terus dilakukan.
Ferdian mengatakan personel gabungan masih melakukan pemadaman dan mopping up agar api tidak kembali menyala.
“Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan. Di beberapa lokasi api memang belum padam sepenuhnya dan masih terdapat asap sehingga pemadaman lanjutan harus dilakukan untuk memastikan kebakaran benar-benar terkendali,” katanya.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat musim kemarau masih berlangsung dan potensi munculnya titik api baru masih cukup tinggi di berbagai wilayah Sumatera Selatan,” tutupnya. (THQ)

