RELUNG.ID– Pagar besi tinggi yang sempat terpasang di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya resmi dibongkar setelah beberapa hari menjadi sorotan publik dan menuai berbagai tanggapan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (2/8/2026), pagar yang sebelumnya berdiri di sepanjang area depan pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group tersebut sudah tidak terlihat lagi. Yang tersisa hanya bekas dudukan instalasi pagar di sepanjang sisi depan mal.
Dengan dibongkarnya pagar tersebut, akses menuju pintu masuk Mal Kota Kasablanka kembali terbuka seperti semula. Jalur pejalan kaki yang sebelumnya tertutup pembatas kini dapat dilalui dengan leluasa sehingga kawasan depan mal kembali terlihat lebih terbuka dan ramah bagi masyarakat.
Sebelumnya, pemasangan pagar besi berukuran cukup tinggi di depan mal sempat memicu perbincangan luas di media sosial. Banyak warga mempertanyakan alasan pemasangan pagar tersebut, terutama karena berada di area yang selama ini menjadi jalur pejalan kaki dan akses utama menuju pusat perbelanjaan.
Fenomena serupa juga sempat terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan lain di Jakarta dan Surabaya yang memasang pagar tinggi di bagian depan bangunan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari alasan peningkatan keamanan hingga antisipasi terhadap potensi gangguan ketertiban.
Keberadaan pagar di Mal Kota Kasablanka menjadi salah satu yang paling banyak disorot karena dinilai mengurangi kenyamanan ruang publik serta membatasi akses pejalan kaki.
Sorotan terhadap pemasangan pagar tinggi juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya meminta pengelola pusat perbelanjaan maupun gedung perkantoran tidak lagi membangun pagar tinggi yang menutup area depan bangunan.
Menurut Pramono, wajah Jakarta seharusnya dibangun dengan konsep yang lebih terbuka, inklusif, dan ramah bagi masyarakat. Ia menilai keberadaan pagar tinggi justru menimbulkan kesan eksklusif serta mengurangi fungsi ruang publik, khususnya bagi pejalan kaki yang memanfaatkan trotoar.
Kini, setelah pagar dibongkar, tampilan kawasan depan Mal Kota Kasablanka kembali seperti semula. Area pejalan kaki kembali terbuka dan dapat diakses tanpa hambatan.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis, pihak pengelola Mal Kota Kasablanka belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan pembongkaran pagar tersebut maupun apakah langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau merupakan kebijakan internal pengelola.[YKP]

