Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Rekening Donasi Ditunda, Warga Pati Tetap Bertahan di Depan Gedung DPR
Regional

Rekening Donasi Ditunda, Warga Pati Tetap Bertahan di Depan Gedung DPR

RiyadiBy Riyadi25/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Warga Pati, Jawa Tengah, yang akan mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026 tetap bertahan di depan Gedung DPR/MPR RI meski rekening donasi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan mereka selama di Jakarta ditunda transaksinya oleh pihak bank atas permintaan kepolisian. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Warga Pati, Jawa Tengah, yang akan mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026 tetap bertahan di depan Gedung DPR/MPR RI meski rekening donasi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan mereka selama di Jakarta ditunda transaksinya oleh pihak bank atas permintaan kepolisian.

Penundaan transaksi rekening tersebut dilakukan sejak Jumat (21/8/2026) untuk kepentingan penyelidikan. Polda Metro Jaya menyebut proses tersebut berlangsung selama lima hari kerja dan rekening beserta saldo di dalamnya akan dikembalikan kepada pemilik setelah penyelidikan selesai pada 28 Agustus 2026.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istianto, mengatakan dana dalam rekening tersebut sedianya digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga Pati selama berada di Jakarta hingga kembali ke daerah asal setelah aksi.

Baca juga :   Dihantam Ombak, Dua Nelayan Berhasil Selamat dari Perairan Sungai Musi

Saldo rekening tersebut saat ditunda transaksinya disebut mencapai sekitar Rp80,9 juta. Dana itu merupakan gabungan hasil donasi dan uang pribadi koordinator lainnya, Supriyono alias Botok.

“Keblokirnya hari Jumat. Pas keblokir itu saldonya Rp80 juta, tapi enggak tahu juga kalau setelah itu masih ada yang kirim lagi,” ujar Teguh saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/8/2026).

Teguh mengaku tidak mendapat penjelasan langsung dari pihak bank terkait alasan rekening tersebut tidak dapat digunakan. Informasi mengenai tindakan tersebut diketahui melalui tanggapan pihak bank di media sosial yang menyebut penundaan transaksi dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum.

Baca juga :   Inayah Wahid Dukung Aksi Warga Pati di DPR, Kediaman Gus Dur Jadi Tempat Singgah

Menurut Teguh, pihak yang meminta penundaan transaksi seharusnya memberikan penjelasan langsung kepada mereka.

“Ini kami itu salah apa? Umumkan dong kesalahan kami. Jangan asal blokir milik orang,” katanya.

Polisi Sebut Bukan Pemblokiran

Baca juga :   Hotman Paris Akui Tak Dibayar Bela Febrie, Dicap Pencitraan oleh Anak hingga Dikecam Wartawan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan tindakan terhadap rekening tersebut bukan pemblokiran, melainkan penundaan transaksi.

Menurut Budi, penundaan dilakukan untuk menyelidiki aliran dana yang masuk ke rekening tersebut, termasuk memastikan ada atau tidaknya dugaan tindak pidana.

Budi mengatakan kepolisian merujuk pada Pasal 237 Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) terkait penghimpunan dana dalam jumlah besar yang menurutnya tidak boleh dilakukan menggunakan rekening pribadi.

Baca juga :   Ribuan Warga Padati Aksi Bela Palestina Jilid VI di Palembang, Donasi Tembus Rp600 Juta

“Di mana di dalam penghimpunan dana itu harus menggunakan izin terkait badan usaha, bukan dilakukan oleh perorangan,” jelas Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8/2026).

Dalam penyelidikan tersebut, polisi menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Sosial. Kedua lembaga tersebut dijadwalkan dimintai keterangan pada Rabu (26/8/2026) dan Kamis (27/8/2026).

Sementara itu, Supriyono alias Botok sebagai pemilik rekening juga akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait penyimpanan dana tersebut.

Baca juga :   Ferry Irwandi Galang Donasi Untuk Hutan Kalimantan, Tembus Rp4,1 Miliar

Budi memastikan penundaan transaksi hanya berlangsung selama lima hari kerja. Setelah proses penyelidikan selesai, rekening beserta saldo di dalamnya akan dikembalikan kepada pemilik.

“Jadi rekening tersebut tetap berada di dalam rekening pemilik. Setelah lima hari kerja dari proses penyelidikan penundaan transaksi ini dikembalikan kepada si pemilik,” kata Budi.

Meski rekening tidak dapat digunakan sementara, warga Pati tetap melanjutkan persiapan aksi. Mereka bahkan menerima donasi secara langsung di posko yang berada di depan Gedung DPR/MPR RI.

Baca juga :   Gubernur Dedi Mulyadi Imbau ASN dan Warga Jawa Barat Donasi Rp1.000 per Hari Lewat Gerakan Rereongan Poe Ibu


Selain persoalan rekening, rombongan warga Pati juga mengaku mengalami gangguan dalam perjalanan menuju Jakarta.

Tim advokasi AMPB, Vander, mengatakan rombongan yang terdiri dari 17 orang berangkat dari Pati menuju Jakarta. Dalam perjalanan, bus yang mereka tumpangi diduga dilempari batu oleh orang tak dikenal dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) di Tol Jakarta-Cikampek KM 54-56, Karawang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Menurut Vander, dua orang yang mengenakan hoodie dan penutup wajah melempari bus dengan batu.

Baca juga :   Lapas Muara Enim Gandeng LBBH Serasan, Warga Binaan Kini Dapat Bantuan Hukum Gratis

“Ada dua oknum orang yang tidak dikenal menggunakan hoodie dan juga penutup muka atau masker melempari kami menggunakan batu sehingga mengganggu perjalanan kami,” ungkap Vander saat ditemui di depan Gedung DPR/MPR RI.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka ringan karena terkena pecahan kaca. Salah satunya Supriyono alias Botok yang duduk di kursi bagian depan bus.

Meski mengalami sejumlah kendala, warga Pati memastikan aksi pada 27 Agustus 2026 tetap akan digelar. Mereka membawa tuntutan agar DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Baca juga :   Donasi Mengalir Deras, Hotman Paris Sebut Bantuan untuk Yuvita Tembus Rp1,5 Miliar

Botok mengatakan berbagai tekanan yang mereka alami tidak menyurutkan semangat untuk mengikuti aksi.

“Dari Pati kami sudah bawa bekal dan di sini teman-teman banyak yang bersolidaritas, sehingga adanya musibah penundaan transaksi itu tidak menghambat spirit teman-teman. Justru semakin kami ditekan semakin kami melawan,” ujar Botok.[YKP]

Donasi Gedung DPR Rekening Warga Pati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSuzuki e Sky Resmi Meluncur, Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh 310 Kilometer
Next Article Ada Potensi Awan Hujan 27-28 Agustus, BPBD Sumsel Siapkan OMC
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,014 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,884 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,856 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?