Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hotspot Sumsel Diklaim Turun, Kualitas Udara di Palembang Masih Tidak Sehat
Regional

Hotspot Sumsel Diklaim Turun, Kualitas Udara di Palembang Masih Tidak Sehat

alwiBy alwi29/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Selatan mulai membawa dampak terhadap aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Jumlah titik panas atau hotspot terpantau menurun, namun ancaman karhutla belum sepenuhnya mereda.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca: Empat Wilayah di Sumsel Bakal Diguyur Hujan Deras

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan hujan yang turun di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Lahat pada Jumat (28/8/2026) turut memengaruhi penurunan hotspot.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal positif di tengah musim kemarau yang masih berlangsung di Sumsel.

“Titik hotspot karhutla mulai terpantau turun karena ada hujan kemarin Jumat di OKU dan Lahat,” kata Sudirman, Sabtu (29/8/2026).

Baca juga :   Penemuan Tulang Belulang Gegerkan Warga SU II Palembang, Ternyata Ini Faktanya

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Sumsel hingga Sabtu (29/8/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat 287 titik hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten.

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi, yakni 101 titik. Berikutnya Banyuasin 53 titik, Muara Enim 48 titik, Musi Banyuasin 28 titik, OKU Timur 15 titik, Ogan Ilir 14 titik, PALI 7 titik, Lahat 5 titik, Musi Rawas 5 titik, OKU Selatan 5 titik, Musi Rawas Utara 4 titik, dan OKU 2 titik.

Namun, penurunan hotspot harian belum cukup untuk menyatakan ancaman karhutla berakhir.

Baca juga :   Tim SAR Gabungan Susuri Sungai Kelingi, Cari Nelayan Lubuklinggau yang Dilaporkan Hanyut saat Cari Ikan

Sepanjang 2026 hingga 28 Agustus, data Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat akumulasi 19.438 titik panas di Sumsel.

Dari sisi kejadian nyata, BPBD Sumsel mencatat 2.001 kejadian karhutla sejak 1 Januari hingga 28 Agustus 2026. Luas lahan yang terindikasi terbakar mencapai sekitar 1.926 hektare.

OKI kembali menjadi daerah dengan kejadian karhutla terbanyak, mencapai 354 kejadian. Disusul Musi Banyuasin 237 kejadian, Ogan Ilir 229 kejadian, Banyuasin 220 kejadian, Muara Enim 193 kejadian, Palembang 163 kejadian, dan PALI 151 kejadian.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Palembang Berpotensi Hujan

Persoalan karhutla Sumsel kini tidak hanya terlihat dari jumlah titik panas. Dampaknya masih terasa pada kualitas udara di sejumlah daerah.

Data DLHP Provinsi Sumsel pada Sabtu (29/8/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan ISPU Palembang berada di angka 159, masuk kategori tidak sehat.

Kondisi serupa terjadi di Musi Rawas dengan ISPU 160 dan PALI 174. Angka tersebut menunjukkan kualitas udara di tiga wilayah masih perlu diwaspadai masyarakat.

Baca juga :   Bawa Solar Diduga untuk Tambang Emas Ilegal, Mobil Colt Diesel Nyaris Dibakar Warga Muratara

Artinya, meski hujan mulai membantu menekan kemunculan hotspot, kualitas udara belum serta-merta kembali membaik.

BPBD Sumsel pun masih mempertahankan kewaspadaan karena hujan belum turun secara merata di seluruh wilayah. Lahan yang kering masih berpotensi terbakar apabila kembali terpapar cuaca panas dan aktivitas pembakaran terbuka.

Sudirman mengatakan BPBD tetap melakukan patroli darat dan udara untuk memantau wilayah rawan. Penanganan juga dilakukan melalui pemadaman darat, dukungan helikopter water bombing, sosialisasi pencegahan hingga menyiagakan personel di lokasi yang memiliki potensi karhutla.

Baca juga :   Sumut Juara Umum, Inilah Daftar Peraih Medali di Kejurnas Biliar 2026

“Kita tetap melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah yang masih terdapat karhutla. Penurunan hotspot ini tentunya sangat membantu dalam upaya pengendalian karhutla,” tutupnya. (THQ)

BPBD Sumsel Hotspot Kualitas udara Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLempar Botol Bensin ke Nenek Hingga Tewas Terbakar, Pelaku Dibawa ke RS Ernaldi Bahar
Next Article Gubernur Sumsel Tegur Perusahaan: Jangan Diam Saat Api Mulai Membakar Lahan
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,003 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,873 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,845 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?