RELUNG.ID – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel mulai memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
Hal ini diketahui dari Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB masa bhakti 2026–2031 di Kantor DPW PKB Sumsel, Rabu kemarin (2/9/2026).
Dalam rakor tersebut, DPW PKB menargetkan seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Sumsel menyelesaikan struktur kepengurusan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) paling lambat 6 September 2026.
Percepatan penyelesaian struktur DPAC menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan organisasi sebelum memasuki tahapan pengukuhan kepengurusan baru.
“Seluruh DPC PKB se-Sumsel diminta segera melaporkan struktur kepengurusan DPAC paling lambat 6 September 2026. Laporan tersebut diperlukan untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) pengurus DPAC,” kata Ketua DPW PKB Sumsel Nasrul Halim atau yang akrab disapa Alung, Kamis (3/9/2026).
Setelah SK kepengurusan diterbitkan, DPC PKB diwajibkan melakukan pendataan seluruh pengurus melalui aplikasi SIAPKB milik Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Dalam rakor tersebut, DPW PKB Sumsel juga membahas persiapan agenda organisasi yang telah ditetapkan DPP PKB.
Sesuai instruksi pusat, kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC, dan Muskercab DPC PKB akan dilaksanakan mulai 14 September hingga 31 Oktober 2026.
Alung menjelaskan, struktur kepengurusan DPAC di setiap kecamatan minimal berjumlah 21 orang, dengan komposisi 9 orang Dewan Syuro dan 12 orang Dewan Tanfidz.
Selain itu, PKB juga menegaskan pentingnya keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dengan kuota minimal 30 persen.
Ketentuan tersebut mengacu pada Instruksi DPP PKB Nomor 16151/DPP/01/VIII/2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC, dan Musyawarah Kerja Cabang DPC PKB Masa Bhakti 2026–2031.
Alung mengatakan, rakor tersebut bukan hanya membahas persoalan administrasi organisasi, tetapi juga menjadi langkah konsolidasi untuk memastikan seluruh jajaran PKB di Sumsel memiliki struktur yang solid hingga tingkat kecamatan.
“Kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga kesiapan mesin organisasi di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tutupnya. (DSK)

