Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Sumsel Punya Pola Tak Biasa, Api Kerap Muncul Akhir Peka
Regional

Karhutla Sumsel Punya Pola Tak Biasa, Api Kerap Muncul Akhir Peka

alwiBy alwi14/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi karhutla di OI. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, tim pengendalian kebakaran justru menemukan pola kemunculan api yang dinilai tidak biasa.

Baca juga :   Karhutla Sumsel: 9 Pelaku Ditangkap, Modus Bakar Lahan untuk Sawit dan Kopi

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan kebakaran yang terjadi sejak Juni 2026 cukup sering muncul pada akhir pekan. Waktu kemunculan api juga cenderung berulang, yakni pada pagi dan sore hari.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena pola kebakaran muncul secara berulang di sejumlah lokasi.

“Kebakaran di Sumsel ini kejadiannya banyak terjadi sejak hari Jumat sampai Minggu. Jamnya pun mirip-mirip. Ini yang agak aneh pola kejadiannya,” ujar Ferdian, Senin (14/9/2026).

Baca juga :   Zona Merah Karhutla di Sumsel Meluas, 10 Daerah Masuk Status Siaga Tinggi

Pola tersebut kembali terlihat dalam penanganan karhutla di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang-Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Tim Manggala Agni sebelumnya berjibaku memadamkan kebakaran yang muncul sejak sore hingga malam hari. Api berhasil ditangani sampai tuntas pada dini hari.

Namun, beberapa jam kemudian, titik api kembali ditemukan di sekitar lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan.

Baca juga :   Blackout Sumatera, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Hampir Satu Jam

“Kemarin itu serentak dari sore sampai tengah malam, tuntas tengah malam tadi. Ini tadi jam 6 kejadian muncul lagi banyak barengan. Kayak ngerjain terus,” kata Ferdian.

Menurut Ferdian, pola serupa banyak ditemukan pada lokasi yang berada di sekitar permukiman, lahan tidur, serta kawasan yang berdekatan dengan fasilitas umum seperti jalan tol dan jalan raya.

Meski terdapat kecurigaan terhadap kemungkinan adanya unsur kesengajaan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab maupun motif di balik munculnya api secara berulang tersebut.

Baca juga :   Padepokan di Cianjur Bantah Ritual Mandi ‘Celup’ Sesat

“Entah motifnya apa lagi, campur-campur, curiga bener ini apa motifnya,” ujarnya.

Di sisi lain, ancaman karhutla di Sumsel masih cukup besar. Kondisi ini dipengaruhi musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

Ferdian mengatakan kondisi tersebut membuat upaya pencegahan dan pemadaman harus terus diperkuat. Apalagi masih terdapat sejumlah kawasan yang selama ini menjadi langganan kebakaran setiap musim kemarau, tetapi belum terbakar pada tahun ini.

Baca juga :   Pertumbuhan Ekonomi Bakal Menurun Dampak Transisi Energi, Akademisi Unsri Paparkan Solusinya

“Kejadian kebakaran masih masif, apalagi kondisi kemarau masih dua bulan lagi,” katanya.

Ia menambahkan, wilayah yang sudah terbakar saat ini memang mencakup sejumlah kawasan yang sebelumnya dikenal rawan. Namun, masih banyak areal lain yang belum tersentuh api dan berpotensi menjadi titik kebakaran baru.

Data terbaru mengenai luasan lahan yang telah terbakar maupun kawasan rawan yang belum terbakar masih dalam proses pemutakhiran.

Baca juga :   Gubernur Sumsel Minta Maaf Usai Didemo Mahasiswa soal Karhutla

“Yang terbakar sekarang memang langganan, tapi masih banyak lagi yang belum terbakar. Ini jadi perhatian bersama karena musim kemarau belum berakhir,” pungkas dia. (THQ)

Akhir pekan Api Karhutla Manggala Agni
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Kericuhan Pejompongan, Tiga Orang Ditangkap
Next Article 15 Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah Karhutla
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,003 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,872 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,844 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?