Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Padang Sugihan Telan Korban Satwa, 3 Trenggiling Ditemukan Mati
Regional

Karhutla Padang Sugihan Telan Korban Satwa, 3 Trenggiling Ditemukan Mati

alwiBy alwi16/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi satwa trenggiling yang tewas akibat karhutla. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Sumatera Selatan, mulai menimbulkan dampak langsung terhadap satwa liar.

Tiga ekor trenggiling ditemukan mati terpanggang setelah api melalap kawasan konservasi tersebut.

Ketiga trenggiling itu ditemukan petugas di sekitar Posko Jalur 7 setelah api berhasil dipadamkan pada Jumat (4/9/2026). Satwa yang mati terdiri dari satu individu anakan dan dua trenggiling dewasa.

Baca juga :   Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Empat Lawang Usulkan Bantuan Bedah Rumah

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel Daniwari Widiyanto mengatakan kematian satwa tersebut menjadi perhatian serius karena trenggiling merupakan salah satu satwa liar penting yang hidup di kawasan SM Padang Sugihan.

“Kita sangat menyayangkan ada trenggiling yang menjadi korban karhutla kemarin. Karena trenggiling merupakan salah satu satwa liar penting di SM Padang Sugihan,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Karhutla di kawasan tersebut diketahui telah berlangsung sejak 26 Agustus 2026 dan hingga kini masih dalam penanganan. Selain menghanguskan vegetasi, kobaran api dan asap juga mengancam habitat satwa yang berada di dalam kawasan konservasi.

Baca juga :   Bobol Pipa PT Medco, Pelaku Gasak Ribuan Liter Minyak Mentah

Salah satu yang menjadi perhatian BKSDA adalah 29 ekor gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21. Petugas terus memastikan api tidak bergerak mendekati lokasi habitat dan area aktivitas gajah.

Di antara puluhan gajah tersebut terdapat Rohmah, bayi gajah yang kini terus tumbuh bersama induknya, Ronika. Kondisi keduanya sejauh ini masih aman meski asap dari kebakaran tetap menjadi perhatian.

“Di tengah kondisi kebakaran hutan yang sedang terjadi, Rohmah dan keluarga sejauh ini dalam kondisi sehat dan aman. Habitat utama tempatnya merumput juga masih tersedia, meskipun sebaran asap tetap menjadi perhatian karena dapat berdampak pada habitat dan keluarga besar gajah lainnya,” jelas Daniwari.

Baca juga :   Sempat Melarikan Diri Usai Bacok Lansia Hingga Tewas, Pria di Palembang Ini Ditangkap Saat Berobat

BKSDA meningkatkan pemantauan terhadap seluruh gajah di PKG Jalur 21 selama kebakaran berlangsung. Para mahout memastikan kebutuhan dasar satwa, mulai dari pakan, air minum, kesehatan hingga ruang gerak tetap terpenuhi.

Perawatan kesehatan juga dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi dampak kondisi lingkungan akibat asap dan kebakaran.

“Ada juga dokter Mahmudi, yang bersama para mahout rutin melakukan perawatan preventif. Mulai dari pemantauan kesehatan dan nutrisi, pemberian suplemen serta pakan tambahan sesuai kebutuhan, sampai snack sehat berupa buah-buahan,” ungkapnya.

Baca juga :   Kilang Pertamina Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Siaga Karhutla di Ogan Ilir

Di lapangan, Brigdalkarhut BKSDA Sumsel bersama Manggala Agni Kementerian Kehutanan dan unsur lainnya terus menjaga kawasan prioritas. Area yang menjadi tempat gajah bermain dan mencari pakan menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian.

Daniwari berharap seluruh petugas yang masih bekerja di tengah kondisi sulit tersebut diberikan keselamatan dan kesehatan hingga penanganan karhutla selesai.

“Mohon doanya, semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas. Semoga kondisi ini dapat segera kembali normal dan hujan segera turun,” ucapnya.

Baca juga :   Siapkan Kelengkapan Kendaraan Anda, Satlantas Polres PALI Gelar Razia di Lima Titik, Ini Lokasinya

Sementara itu, upaya pemadaman di SM Padang Sugihan masih berlanjut. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto mengatakan karakteristik lahan menjadi salah satu kendala utama bagi petugas.

Sebagian kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman dan pendinginan harus dilakukan secara berulang untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, masyarakat peduli api, BKSDA Sumsel, pemadam dari perusahaan serta dukungan helikopter water bombing masih dikerahkan.

Baca juga :   Kloter 13 Berangkat dari Palembang, Jemaah Haji Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Saudi

“Asap dari kebakaran bahkan mengarah ke kawasan sungai dan mengganggu aktivitas lalu lintas. Kondisi asap yang pekat dan panas juga menjadi perhatian karena berada di sisi timur kawasan yang menjadi habitat gajah. Sambil pemadaman, tim juga melakukan pendinginan agar tidak ada lagi muncul asap yang membahayakan,” terang Ferdian. (THQ)

Karhutla Satwa dilindungi Trenggiling
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBNPB Ungkap Hampir 280 Hektare Karhutla Berhasil Dipadamkan
Next Article Herman Deru Beri Pesan Singkat ke Menkeu Baru: Pikirkan Daerah
alwi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20260 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20265 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,951 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,820 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,793 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?