RELUNG.ID – Seorang pemilik karaoke di Kabupaten Demak, Jawa Tengah menolak untuk ditertibkan dan ditutup.
Penolakannya tersebut pun viral di media sosial (Medsos). Lantaran, mengibaratkan surga dan negara.
Dalam video yang beredar, pria yang disebut sebagai pengelola karaoke bernama Muklis ini mengatakan, hidup ini harus ada perimbangannya.
Seperti ada rembulan ada matahari. Kemudian, ada surga ada neraka.
“Kalau nyuruh orang baik semua, terus yang mengisi neraka siapa? Kalau orang jelek semua, ya sudah kiamat sejak dulu,” katanya.
Karena itu, dirinya pun menolak dilakukan penutupan dan penertiban terhadap karaoke tersebut. “Ya kami menolak karena ini hak milik saya bangunan milik saya,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Satpol PP Demak, Sukiyono mengatakan, video tersebut sudah lama dan mungkin sekitar 10 tahun lalu.
Bahkan, video tersebut dapat dilihat di Instagram Satpol PP Demak ataupun TikTok Satpol PP Demak.
“Video itu sudah lama, namanya Muklis. Saat itu juga saya belum jabat Kasat Pol PP Demak,” katanya.
Dia mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan razia terhadap karaoke yang beroperasi tanpa izin dan melanggar aturan. Tak hanya melakukan penyegelan, pemilik usaha juga akan diproses melalui jalur hukum.
“Kita akan segel kalau tidak berizin. Bahkan, kami akan robohkan jika berada di atas tanah negara,” tegasnya. (vid)

