RELUNG.ID – Kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Palembang saat ini dinilai semakin pekat. Hal tersebut membuat jarak pandang menjadi terbatas hingga kualitas udara menjadi berbahaya.
kondisi ini berdampak kepada penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Dari video yang beredar, terdapat sebuah maskapai terpaksa harus memutar di udara dan menunda pendaratannya. Lantaran, jarak pandang yang tertutup karena kabut asap.
“Saat ini, kita sedang berputar kembali untuk mengetahui arah dari menara kontrol. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, terima kasih,” kata pramugara saat mengumumkan putar balik usai landing dari Bandara SMB II Palembang.
Dalam video tersebut, penumpang juga sempat menunjukkan kondisi langit yang dipenuhi asap. Tak hanya itu, pengunggah video juga memperlihatkan kondisi Bandara SMB II Palembang yang dipenuhi asap.
“Beginilah penampakan di Bandara SMB II Palembang. Lihat putih-putih semua. Ini bukan di dieng ini asap,” terangnya.
Kabut asap ini tak hanya berdampak pada penerbangan. Kondisi kualitas udara di Kota Palembang menunjukkan kategori berbahaya.
Berdasarkan pengukuran Indeks Kualitas Udara IQAir pada Senin (5/10/2026) menunjukkan angka PM2,5 mencapai 591 µg/m3 yang mana angka tersebut kategori berbahaya.
Sedangkan, berdasarkan data BMKG, nilai PM2,5 menunjukkan angka 648,5 µg/m3 untuk pengukuran di Talang Betutu Palembang. Lalu untuk wilayah Musi 2 Palembang 352.1 µg/m3. Kedua nilai tersebut masuk dalam kategori berbahaya. (LWM)

