RELUNG.ID – OpenAI kembali memperluas format iklan di ChatGPT. Setelah sebelumnya menghadirkan iklan dalam bentuk konvensional, perusahaan kini menyiapkan format baru berupa iklan visual yang menampilkan gambar produk atau layanan secara lebih menonjol.
OpenAI mengumumkan format iklan visual tersebut pada 5 Oktober 2026. Pengujian dijadwalkan dimulai akhir bulan ini di Amerika Serikat dengan melibatkan kelompok pengiklan awal.
Dalam tahap awal, iklan visual akan diuji ketika pengguna menggunakan fitur pembuatan gambar di ChatGPT. Format tersebut dapat menampilkan gambar inspirasi produk, penggunaan produk maupun pengalaman yang ditawarkan sebuah layanan.
Berbeda dengan gambar yang dibuat oleh ChatGPT, materi iklan akan ditempatkan secara terpisah dan diberi label yang jelas sebagai iklan. OpenAI juga menegaskan bahwa keberadaan iklan tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan model.
“Seperti format iklan kami lainnya, iklan tidak memengaruhi jawaban yang diberikan ChatGPT,” demikian penjelasan OpenAI dalam pengumumannya.
OpenAI juga mengatakan sistem iklannya dirancang agar tetap terpisah dari model percakapan. Pengiklan tidak memiliki kemampuan untuk membentuk, mengubah maupun menentukan peringkat jawaban yang diberikan ChatGPT.
Perluasan format iklan ini menjadi bagian dari strategi OpenAI mengembangkan bisnis periklanan sekaligus mempertahankan akses terhadap ChatGPT bagi pengguna dengan paket gratis dan biaya rendah.
Saat ini, iklan dapat ditampilkan kepada pengguna paket Free dan Go di wilayah yang sudah masuk dalam pengujian. Sementara pengguna Plus, Pro, Business, Enterprise dan Edu tidak mendapatkan tayangan iklan.
Untuk kawasan Asia Tenggara, OpenAI telah memperluas ChatGPT Ads ke Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam sejak September 2026.
OpenAI sebelumnya mulai menguji iklan ChatGPT di Amerika Serikat pada 9 Februari 2026. Pengujian kemudian diperluas secara bertahap ke wilayah lain.
Dalam pengumuman terbarunya, OpenAI menyebut ChatGPT kini menjangkau sekitar 1,2 miliar orang setiap minggu. Perusahaan menyebut ChatGPT sebagai platform konsumen terbesar di dunia yang sejak awal dibangun dengan AI sebagai fondasinya.
Besarnya basis pengguna tersebut menjadi salah satu alasan OpenAI terus mengembangkan bisnis periklanan. Perusahaan menilai iklan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus membantu memperluas akses masyarakat terhadap layanan AI.
Selain format baru, OpenAI juga memperluas perangkat pengukuran iklan dan menggandeng sejumlah mitra, termasuk Hightouch, Tealium dan LiveRamp. Langkah ini ditujukan untuk membantu pengiklan mengukur dampak kampanye mereka melalui sistem yang sudah digunakan dalam aktivitas pemasaran.
OpenAI menyatakan pengembangan platform iklan tersebut tetap mengikuti prinsip bahwa jawaban ChatGPT harus independen, percakapan pengguna tetap privat dan pengguna tetap memiliki kendali atas pengalaman mereka. (LWM)

