RELUNG.ID- Sukri (50), seorang pedagang molen di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, terluka parah setelah diduga diserang dua pengamen yang merupakan kakak-adik.
Peristiwa tersebut terjadi di Lorong Pasar Panorama, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (6/10/2026) pagi. Kejadian itu kemudian viral di media sosial.
Dua orang yang diduga menyerang korban yakni Hatta (60) dan adiknya, Ujang (58). Keduanya disebut merupakan warga RT 08 Talang Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Sukri sedang berjualan molen di Lorong Pasar Panorama.
Tak lama kemudian, Hatta dan Ujang mendatangi korban. Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga terjadi perkelahian.
Saat keributan berlangsung, salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan melukai Sukri.
Dalam kondisi terluka, Sukri kemudian berlari menuju Jalan Jenderal Sudirman. Namun, setelah berlari sekitar 50 meter, korban terjatuh.
Sejumlah pedagang yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kepada korban.
Salah seorang saksi, Don, mengatakan warga awalnya tidak berani mendekati Sukri karena korban masih memegang pisau.
“Awalnya tidak ada yang berani memegang, kemudian saya dekati, saya pegang pisau di tangan Sukri,” kata Don.
Setelah itu, Don meminta petugas keamanan pasar mengambil sepeda motor untuk membawa korban ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau.
“Tapi tidak tahu apa penyebabnya langsung, yang jelas kami lihat korban itu berlari, tidak lama terjatuh luka parah,” ujarnya.
Sementara itu, polisi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar melalui Kanit Reskrim Ipda Marco Antonio Panagian Butar-Butar mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Ya benar, sekarang lagi penyelidikan,” katanya.[YKP]

