RELUNG.ID – Hujan turun tak lama setelah pelaksanaan salat istisqa di Pondok Pesantren (PP) Aulia Cendikia, Palembang, Sabtu (24/10/2026). Setelah sekitar tiga bulan menghadapi kemarau, puluhan santri dan jamaah menyambut turunnya hujan dengan melanjutkan zikir dan doa di tengah guyuran air.
Pimpinan PP Aulia Cendikia, KH Hendra Zaenudin Al Qodiri, bahkan terlihat menggunakan payung saat tetap berada di lokasi kegiatan. Jamaah tidak langsung membubarkan diri, melainkan melanjutkan zikir sebagai ungkapan syukur atas hujan yang turun setelah mereka memanjatkan doa.
Salat istisqa yang digelar di PP Aulia Cendikia Kampus C itu diinisiasi bersama sejumlah pihak, termasuk Paguyuban Sinar Mas Sumatera Selatan (Sumsel). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama menghadapi kemarau yang berdampak pada masyarakat dan meningkatkan kekhawatiran terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kolaborasi serupa sebelumnya dilakukan pada 8 September 2026. Saat itu, Paguyuban Sinar Mas Sumsel bersama pihak pesantren menggelar doa bersama untuk memohon hujan di lokasi yang sama.
Ketua Paguyuban Sinar Mas Sumsel, Iwan Setiawan, mengatakan doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar yang perlu diiringi langkah nyata pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau.
“Doa bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar kita, sekaligus momentum untuk memperkuat kepedulian dan semangat kebersamaan dalam menjaga Sumatera Selatan,” ujar Iwan.
Sementara itu, Hendra yang juga menjabat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel mengaku bersyukur hujan turun setelah salat istisqa yang diikuti santri dari puluhan pesantren.
“Alhamdulillah, saat melakukan salat istisqa bersama anak-anak dari puluhan pesantren, sesudah salat Asar hujan pun turun,” kata Hendra.
Menurutnya, salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT ketika menghadapi kekeringan. Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Palembang, untuk terus berdoa dan melakukan upaya nyata menghadapi dampak musim kemarau.
“Mari masyarakat Sumsel, khususnya Palembang, terus memanjatkan doa sembari berikhtiar,” ujarnya.
Hendra berharap hujan yang turun membawa berkah bagi masyarakat dan membantu mengurangi dampak kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
“Semoga hujan ini menjadi berkah bagi masyarakat di Palembang,” pungkasnya. (DSK)

