Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wapres Gibran Mendunia, Media Arab Ulas Pembatalan Suket oleh Mahkamah Agung

03/11/2026

Postingan Akun Bapenda Palembang saat Pasang Banner di Kampus UIGM Menghilang, Malah Muncul Diskon PBB 80 Persen

03/11/2026

Diduga Terdampak Karhutla, Kukang Betina Ditemukan Tersesat di Halaman Koramil

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gara-gara Saldo Dana Rp 45 Ribu, Pemuda di Muratara Tewas Ditusuk
Regional

Gara-gara Saldo Dana Rp 45 Ribu, Pemuda di Muratara Tewas Ditusuk

ADMINBy ADMIN25/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Persoalan saldo Dana senilai Rp 45 ribu berujung maut di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Andika (26), warga RT 06, Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, tewas setelah ditusuk saat terlibat perkelahian di Kampung V, Desa Beringin Makmur I, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban mengalami luka tusuk di tangan kiri dan pundak kiri. Ia sempat dilarikan warga ke Puskesmas Bingin Teluk untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena kondisinya kritis dan mengalami pendarahan hebat, korban dirujuk ke RSUD Kota Lubuklinggau. Andika meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Baca juga :   Jalinsum Desa Lawang Agung Rusak Parah, Pengendara Terancam Bahaya

Polisi bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Kurang dari tiga jam setelah menerima laporan, petugas Reskrim Polsek Rawas Ilir menangkap Akbar (22), yang diduga sebagai pelaku utama, di rumahnya di RT 02, Kelurahan Bingin Teluk, sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Kapolres Muratara AKBP Ardy Agung Permadi melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah membenarkan insiden perkelahian yang menyebabkan Andika meninggal dunia. Polisi juga memburu dua orang lainnya yang diduga terlibat, yakni Haris dan Zaki alias Bojeng.

Andri menjelaskan, peristiwa bermula ketika Akbar meminta Eko (20) mentransfer saldo Dana sebesar Rp 45 ribu. Namun, uang yang ditransfer tidak masuk ke saldo tujuan. Akbar kemudian meminta uangnya dikembalikan, tetapi permintaan itu ditolak hingga memicu cekcok dan perkelahian.

Baca juga :   Buronan Rudapaksa Anak Dibawah Umur di Muratara Ditangkap

Andika, kakak kandung Eko, kemudian datang dan memukuli Akbar. Akbar melarikan diri ke rumah untuk meminta bantuan Haris dan Zaki. Ketiganya lalu mendatangi korban hingga kembali terjadi pertengkaran yang berujung perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, Eko berhadapan dengan Akbar, sedangkan Andika berkelahi dengan Haris. Eko mengalami luka di tangan saat menahan tusukan dan berhasil melarikan diri meski sempat dikejar pelaku.

Sementara itu, Andika berusaha kabur karena tidak sanggup melawan Haris. Namun, saat hendak menaiki sepeda motor, Akbar mendekatinya dan menusuk tangan serta pundak kirinya hingga korban tersungkur.

Baca juga :   Jelang Lebaran 2026, Pemprov Sumsel Terapkan WFA untuk ASN, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

“Permasalahan awalnya itu salah transfer saldo Dana dan pelaku meminta korban mengembalikan uangnya. Namun, korban tidak mau sehingga terjadi perkelahian,” kata Andri, Minggu (25/10/2026).

Andri mengatakan, Zaki alias Bojeng juga sempat mengeluarkan pisau untuk membantu dalam perkelahian tersebut. Namun, aksinya berhasil dihentikan warga yang melerai keributan.

“Pelaku utama Akbar sudah berhasil kami amankan. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Baca juga :   Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara Palembang Bertahan di Level Berbahaya

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut serta melengkapi berkas perkara.

Sementara itu, Akbar mengakui telah menusuk Eko dan Andika. “Yo, Kak, memang aku nian yang nujah wong beduo tu,” kata Akbar. (LTM)

Muratara Penusukan Muratara
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHujan Turun Usai Salat Istisqa, Jamaah Pesantren Aulia Cendikia Tetap Berzikir
Next Article Tiga Lorong di Tangga Buntung Palembang Digerebek Polisi, Tiga Orang Diamankan Terkait Narkoba
ADMIN

Related Posts

Regional

Wapres Gibran Mendunia, Media Arab Ulas Pembatalan Suket oleh Mahkamah Agung

03/11/20265 Views
Regional

Diduga Terdampak Karhutla, Kukang Betina Ditemukan Tersesat di Halaman Koramil

03/11/20263 Views
Regional

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras dari Dua Warung, Dua Orang Diamankan

03/11/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,801 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,607 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,540 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?