Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wapres Gibran Mendunia, Media Arab Ulas Pembatalan Suket oleh Mahkamah Agung

03/11/2026

Postingan Akun Bapenda Palembang saat Pasang Banner di Kampus UIGM Menghilang, Malah Muncul Diskon PBB 80 Persen

03/11/2026

Diduga Terdampak Karhutla, Kukang Betina Ditemukan Tersesat di Halaman Koramil

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Postingan Akun Bapenda Palembang saat Pasang Banner di Kampus UIGM Menghilang, Malah Muncul Diskon PBB 80 Persen
Politik

Postingan Akun Bapenda Palembang saat Pasang Banner di Kampus UIGM Menghilang, Malah Muncul Diskon PBB 80 Persen

RiyadiBy Riyadi03/11/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Foto postingan di akun resmi Instagram milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Palembang @bapendapalembang saat memasang banner di Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) mendadak hilang setelah sebelumnya menimbulkan polemik dengan pihak yayasan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Foto postingan di akun resmi Instagram milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Palembang @bapendapalembang saat memasang banner

di Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) mendadak hilang setelah sebelumnya menimbulkan polemik dengan pihak yayasan.

Bapenda kota Palembang sebelumnya sempat memasang banner “Pemberitahuan Objek Pajak Daerah” dimana kampus yang didirikan oleh mantan ketua DPR RI Marzuki Alie tersebut diminta untuk melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan nilai mencapai Rp 2,3 miliar sejak 2019 lalu.

Baca juga :   14 Dugaan Pelanggaran Ditemukan Selama Kampanye Pilkada Lubuklinggau

Postingan foto pemasangan banner di kampus UIGM itu masih terlihat pada 28 Oktober 2026 kemarin. Namun, pada Selasa (3/11/2026) postingan itu tak lagi terlihat.

Menariknya, Bapenda memposting ulang banner pengurangan pokok dan penghapusan sanksi administratif pajak PBB-P2 dan daerah lainnya. Pengurangan itu berlaku sejak 27 Oktober sampai 30 Desember 2026. Disaat bersamaan, DPRD kota Palembang juga menggelar Rapat dengar pendapat (RDP) antara Yayasan Indo Global Mandiri (IGM) Palembang dengan Bapenda.

Namun, pihak Bapenda tak hadir dalam rapat tersebut. Sehingga, RDP hanya dihadiri oleh pihak Yayasan IGM dan Komisi II DPRD Kota Palembang.

Baca juga :   DPRD Sumsel Siap Bersinergi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa pada Senin (2/11/2026) sempat memberikan pernyataan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang bersama OPD terkait sedang melakukan rapat koordinasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk membahas persoalan pajak dengan Yayasan IGM.

“Hari ini ada rapat, ya, rapat di Kementerian Dalam Negeri. Jadi Pak Benda dengan seluruh jajaran dan OPD terkait lagi rapat dengan Kementerian Dalam Negeri. Kita tunggu tindak lanjut dari hasil rapat nanti,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Ratu Dewa menegaskan Pemkot Palembang akan menghormati dan menunggu hasil resmi dari rapat di Kemendagri tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Baca juga :   Penerimaan Pajak Agustus 2025 Capai Rp 1.135 Triliun, APBN Defisit Rp 321 Triliun

Namun, berdasarkan informasi yang diterima redaksi, kasus ini sudah diketahui oleh Kementerian Dalam Negeri. Bahkan, pemkot Palembang juga sudah meminta arahan terkait polemik ini.

Informasi itu juga menyebut bahwa Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fathoni telah memberikan arahan kepada Wali Kota Palembang Ratu Dewa untuk duduk bersama pengurus UIGM.

Hanya saja sampai berita ini diturunkan belum dipastikan kapan pertemuan itu akan terjadi.

Baca juga :   KPU Sumsel Laporkan 1.000 Surat Suara DPD RI Tertukar di Kabupaten Musi Rawas

Bapenda Palembang tak Hadiri RDP di Komisi II DPRD Palembang

Disisi lain, Rapat dengar pendapat (RDP) antara Yayasan Indo Global Mandiri (IGM) Palembang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, dan Komisi II DPRD Kota Palembang, Selasa (3/11/2026), belum menghasilkan penyelesaian polemik yang tengah berlangsung.

Sebab, pertemuan yang difasilitasi Komisi II DPRD Kota Palembang tersebut hanya mendengarkan penjelasan dari pihak Yayasan IGM. Perwakilan Bapenda Kota Palembang tidak ikut duduk bersama dalam forum tersebut.

RDP dihadiri diantaranya Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang H Ilyas Hasbullah, Sekretaris Komisi Dany Desrandy, serta anggota Komisi II Muhammad Asywat, Muhammad Hibbani, dan Dauli.

Baca juga :   Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Wawako Palembang Fitrianti Agustinda dan Suami Bakal Dipecat dari Posisinya di NasDem

Berdasarkan pantauan di lokasi, lebih dari 50 dosen dan karyawan Yayasan IGM turut hadir. Mereka bahkan sudah tiba sekitar pukul 09.00 WIB, atau dua jam lebih awal dari jadwal yang tercantum dalam surat undangan DPRD Kota Palembang.

Pihak Bapenda diketahui sempat berada di kantor DPRD Kota Palembang dan tidak mengikuti RDP tersebut.

“Kita harus berkomunikasi antara satu sama lain,” kata Ilyas.

Baca juga :   Target Pajak Perhotelan di Palembang Naik Jadi Rp56 Miliar

Menurut Ilyas, polemik ini juga membawa hikmah karena membuat pemerintah pusat dapat melihat persoalan yang sebenarnya. Ia berharap kejelasan mengenai aturan yang menjadi dasar persoalan tersebut segera diperoleh.

“Jangan ragu lagi, aturan mana yang benar harus jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, tanpa langkah yang dilakukan Yayasan IGM, persoalan tersebut mungkin tidak akan sampai menjadi perhatian pemerintah pusat. Bahkan, hasil penyelesaian persoalan ini nantinya dapat berdampak terhadap lembaga pendidikan lainnya.

Baca juga :   IGM Tolak Tagihan PBB Pemkot Palembang, Marzuki Alie: Lahan Pendidikan Harus Dikecualikan

“Kalau ini benar, semua lembaga pendidikan akan berterima kasih kepada IGM,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Palembang, Dauli, mendukung adanya pertemuan lanjutan yang menghadirkan kedua belah pihak dalam satu forum.

Menurutnya, masing-masing pihak perlu mendengarkan penjelasan secara langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Baca juga :   Kawal Pemilu Damai dan Ramai, Sinergitas Diperkuat

“Harus duduk satu meja lagi, supaya sama-sama terbuka,” katanya.

Anggota Komisi II lainnya, Muhammad Hibbani, mempertanyakan dasar aturan yang digunakan Bapenda dalam menangani persoalan tersebut.

Ia meminta penjelasan mengenai ada atau tidaknya fasilitas pengecualian pajak bagi lembaga pendidikan, termasuk tolok ukur dan definisi lembaga pendidikan nirlaba yang digunakan.

Baca juga :   Pemkab Muba Siap Jadi Pelopor Digitalisasi Pajak Daerah di Sumsel

“Lembaga pendidikan itu tidak bermaksud mengambil keuntungan,” ujarnya.

Hibbani juga menyarankan agar persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum apabila tidak ditemukan titik temu. Menurutnya, langkah itu dapat menjadi pilihan apabila masing-masing pihak tetap bertahan dengan argumentasinya.

“Ini saran saya, karena Bapenda tetap bertahan dengan argumennya,” katanya.

Baca juga :   Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar, Gedung Universitas dan Sekolah IGM Dipasangi Spanduk Peringatan

Founder Yayasan Indo Global Mandiri,  Marzuki Alie, menyayangkan sikap Bapenda Kota Palembang yang dinilai belum membuka ruang komunikasi, meskipun DPRD telah memfasilitasi pertemuan untuk membahas polemik tersebut.

Ia mengungkapkan, sebelumnya pihak Yayasan IGM mendapat informasi bahwa perwakilan Bapenda berada di kantor DPRD Palembang. Namun, mereka tidak bersedia bertemu setelah melihat banyaknya peserta yang hadir.

“Sebelumnya kita dapat kabar kalau pihak Bapenda ada, tapi dilihatnya ramai (peserta), jadi enggan bertemu,” ungkap Marzuki.

Baca juga :   Sekjen Gerindra: Almarhum Sosok yang Dikenal Kritis dan Selalu Berjuang Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Menurutnya, kehadiran dosen dan karyawan Yayasan IGM dalam forum tersebut bukan semata-mata untuk memperdebatkan persoalan pajak, melainkan juga memberikan pembelajaran mengenai pentingnya keberanian menyampaikan pendapat dan memperjuangkan kepentingan lembaga pendidikan.

“Sebenarnya kita datang ke kantor rakyat ini, kita ingin mengajarkan kepada dosen-dosen kita untuk berani berhadapan dengan legislatif, eksekutif. Kita lembaga pendidikan dan harus berani bersikap. Kita ini harus berpikir bagaimana pendidikan kita maju,” katanya.[YKP]

Bapenda Palembang Marzuki Alie Pajak UIGM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiduga Terdampak Karhutla, Kukang Betina Ditemukan Tersesat di Halaman Koramil
Next Article Wapres Gibran Mendunia, Media Arab Ulas Pembatalan Suket oleh Mahkamah Agung
Riyadi

Related Posts

Politik

Enam Jenderal Polri Diisukan Ditangkap, Yusril: Saya Belum Dapat Konfirmasi

03/11/20265 Views
Regional

Bapenda Palembang Mangkir dari RDP, Dialog Soal Polemik Pajak IGM Temui Jalan Buntu

03/11/20267 Views
Politik

Siapa Ahrie Sonta, Kepala Divisi Hukum Mabes Polri yang Disebut Diamankan karena Menyadap Presiden Prabowo

03/11/202621 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,801 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,607 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,540 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?