RELUNG.ID- Seekor kukang betina berusia sekitar satu tahun ditemukan tersesat di halaman Koramil Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Satwa dilindungi itu diduga keluar dari habitatnya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar lokasi.
Kukang tersebut pertama kali ditemukan anggota TNI, Peltu Tema Arifadi, pada 26 Oktober 2026. Saat itu, ia sedang melakukan patroli karhutla dan mendapati kukang dalam kondisi sehat di halaman Koramil.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Daniwari Widiyanto, mengatakan temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada BKSDA melalui layanan call center.
“Kukang tersebut keluar dari habitatnya diduga akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di area perkebunan masyarakat tidak jauh dari lokasi penemuan,” kata Daniwari, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, berdasarkan informasi pelapor, terdapat area perkebunan masyarakat yang terbakar tidak jauh dari tempat kukang ditemukan.
Sebelum diserahkan kepada BKSDA, kukang tersebut sempat diamankan dan dirawat sementara oleh pelapor untuk memastikan kondisinya tetap terjaga.
Petugas BKSDA kemudian mendatangi lokasi pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 10.55 WIB untuk mengevakuasi satwa tersebut. Kukang selanjutnya dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu Palembang guna menjalani pemeriksaan fisik dan perawatan oleh petugas medis.
“Kukang selanjutnya dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu Palembang untuk menjalani pemeriksaan fisik dan perawatan oleh petugas medis,” tuturnya.
Setelah dinyatakan sehat dan layak kembali ke habitatnya, BKSDA Sumsel melepasliarkan kukang tersebut pada Senin (2/11/2026).
Daniwari menegaskan, pelepasliaran dilakukan di blok perlindungan kawasan Punti Kayu yang dinilai sesuai dengan habitat alami kukang. Lokasi tersebut bukan berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu.
“Kukang betina tersebut sudah kami lepasliarkan kemarin di blok perlindungan kawasan Punti Kayu. Bukan di TWA-nya,” tandasnya.[YKP]

