RELUNG.ID – Konflik Iran dan Israel kian memanas pasca serangan Israel ke fasilitas diplomatik Iran di Damascus, Suriah.
Iran pun meluncurkan puluhan drone sebagai bentuk serangan ke wilayah Israel.
Memanasnya ketegangan kedua negara ini berdampak kepada sejumlah penerbangan komersil di beberapa negara Timur Tengah.
Demikian terungkap dalam siaran pers resmi Kementrian Luar Negeri (Kemlu) RI, Minggu (14/4).
Saat ini Kemlu dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau dari dekat eskalasi yang terjadi pasca serangan Israel ke fasilitas diplomatik Iran di Damascus dan serangan balasan Iran ke Israel.
Eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah tersebut telah menyebabkan beberapa negara di Timur Tengah melakukan pembatasan atau penutupan wilayah udara mereka untuk penerbangan komersil maupun penerbangan lainnya.
Bagi WNI yang berencana melakukan perjalanan dengan rute penerbangan melewati wilayah udaranya atau transit bandara di negera Timur Tengah, pihaknya mengimbau untuk mengantisipasi gangguan jadwal penerbangan, dan segera hubungi maskapai.
“Tunda dulu rencana perjalanannya,” tulisnya.
Saat ini, Kemlu juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan KBRI Amman, KBRI Tehran Perwakilan RI lainnya di Timur Tengah, termasuk situasi para WNI yang tinggal di kawasan tersebut.
KBRI Amman telah menjalin komunikasi dg para WNI yang menetap di wilayah Israel. Hingga saat ini tidak ada informasi WNI yang terdampak dalam serangan balasan Iran ke Israel.

