RELUNG.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel bakal kembali menggelar debat ketiga Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel pada Kamis besok (21/11) malam.
Pada debat ketiga ini, terdapat enam tema penting yang bakal dibahas Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel.
Hal ini diakui oleh Anggota KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Handoko, Rabu (20/11).
Dia mengatakan, untuk persiapan debat ketiga ini telah dilakukan oleh pihaknya. Dimana, nantinya debat ketiga ini akan digelar di Hotel Aryaduta.
“Saat ini tengah rapat dengan tim perumus dan panelis,” katanya.
Nantinya, para pendukung paslon yang masuk ke dalam areal debat harus memiliki id card, gelang dan scan barcode. Mengingat, pendukung yang masuk ke dalam areal debat ini terbatas.
“Bagi para pendukung yang tidak memiliki kelengkapan id card, gelang dan scan barcode sebaiknya mendukung dari rumah saja, karena akan ditayangkan di media nasional CNN,” terangnya.
Untuk diketahui, debat ketiga ini akan dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan mengangkat enam tema penting yang akan dibahas oleh para paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel.
Tema pertama yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan sub tema berupa hilirisasi produk, komoditas, jasa, usaha unggulan daerah. Dan Transformasi ekonomi dalam memperkuat industri kreatif dan pariwisata.
Tema kedua mengenai memajukan daerah dengan sub tema berupa iklim investasi daerah yang kondusif dan berdaya saing. Dan peningkatan daya saing SDM tenaga kerja lokal.
Tema ketiga mengenai meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sub tema berupa optimalisasi layanan pendidikan dan kesehatan. Dan reformasi birokrasi untuk layanan yang berkualitas dan merata.
Tema keempat mengenai menyelesaikan persoalan daerah dengan sub tema berupa penurunan tingkat pengangguran dengan penciptaan lapangan kerja baru. Dan mitigasi bencana dan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam.
Tema kelima mengenai menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dengan sub tema berupa kawasan kumuh dan permukiman layak huni. Dan peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan, kereta api, bandar udara dan jalan raya.
Tema keenam mengenai memperkokoh negara kesatuan RI dengan sub tema berupa pendidikan politik dan demokrasi lokal. Dan penguatan budaya lokal dalam memperkokoh ketahanan nasional. (DSK)

