Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Penderita Gondongan Meningkat, Dinkes OKI Keluarkan Edaran Waspada!
Indeks

Penderita Gondongan Meningkat, Dinkes OKI Keluarkan Edaran Waspada!

alwiBy alwi18/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Penyakit gondongan. (Istimewa/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penyakit Mumps atau biasa dikenal Gondongan kian meningkat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hal ini menjadi sorotan Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI.

Karena itu, Dinkes OKI pun mengeluarkan surat edaran resmi yang berisikan imbauan kewaspadaan terkait penyakit gondongan tersebut.

Baca juga :   Kabut Asap Mulai Pekat, Dinkes OKI Klaim Kasus ISPA Masih Normal

Sekretaris Dinkes OKI, Herman mengakui, sejak beberapa bulan terakhir kasus penyakit gondongan ini dilaporkan mengalami peningkatan khususnya di beberapa sekolah dan puskesmas. Penyakit ini memang rentan menyebar di musim hujan dan menyerang anak-anak.

“Jadi harus diwaspadai karena sekarang yang sedang mewabah, penyakit gondongan. Baik orang dewasa maupun anak-anak bisa terkena,” katanya, Rabu (18/12).

Dengan meningkatnya wabah tersebut, pihak Dinkes OKI pun meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas agar terus memperkuat kewaspadaan dan diseminasi informasi kepada masyarakat terkait penyakit gondongan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakitnya.

Baca juga :   Unggah Foto di Jepang, Kim Sejeong Dirumorkan Pergi Bersama Ahn Hyo Seop?

Dia juga mengimbau para orang tua dan sekolah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Lalu, meminta untuk berhati-hati karena penyakit gondongan mudah menular melalui udara, seperti percikan air liur. Apabila terkena gondongan, sebaiknya beristirahat di rumah atau menggunakan masker agar tidak menularkan kepada orang lain.

“Pencegahan dapat dilakukan dengan cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir secara rutin sebelum makan atau setelah berada dari tempat atau lingkungan yang berisiko,” ungkapnya.

Selain itu, Herman juga menjelaskan untuk mencegah penularan penyakit gondongan, pihaknya menganjurkan untuk tidak berbagi peralatan mandi atau makan dengan penderita gondongan dan menerapkan etika batuk seperti menutup mulut dan hidung.

Baca juga :   Ormas di Palembang Dorong Pembentukan Perwali Terkait Penolakan LGBT

Berdasarkan data Dinas Kesehatan OKI, per November 2024 ada 11 kasus gondongan yang dilaporkan oleh pihak puskesmas. Namun, data ini dipastikan bisa terus meningkat.

Herman mengutarakan, penyakit gondongan menular pada orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah yang mungkin diakibatkan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, ia menyarankan untuk tidak dekat-dekat dengan penderita gondongan.

“Dia awalnya itu batuk dan flu, nanti kemudian demam dan muncullah gondongan ini. Penderita kemudian harus diisolasi paling tidak seminggu,” jelasnya.

Baca juga :   Harga Melonjak, Penjualan Emas Merangkak Naik

Meskipun tidak menyebabkan kematian dan dapat sembuh dengan sendirinya, ia tetap menyarankan untuk memeriksa dan melakukan pengobatan lebih lanjut jika terkena gondongan. (AAL)

Dinkes OKI Penyakit gondongan PHBS
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSuzuki Swift Sport Dirumorkan Bakal Mengakhiri Kiprahnya dengan Model Edisi Final
Next Article Pakar Hukum Unsri: Sri Meilina Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Dokter Koas
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,753 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,727 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?