Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dibantah Teman Sendiri, Perempuan Asal PALI yang Mengaku Dijual di Taiwan Ternyata Berangkat ke China untuk Menikah
Regional

Dibantah Teman Sendiri, Perempuan Asal PALI yang Mengaku Dijual di Taiwan Ternyata Berangkat ke China untuk Menikah

RiyadiBy Riyadi10/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wiwit Dewi Lestari menyebut Hastina tidak diberangkatkan ke Taiwan untuk bekerja seperti yang disampaikan dalam video viral. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-  Pengakuan seorang perempuan asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang mengaku menjadi korban penipuan hingga “dijual” ke Taiwan mendapat bantahan dari orang yang mengaku sebagai temannya.

Wiwit Dewi Lestari menyebut Hastina tidak diberangkatkan ke Taiwan untuk bekerja seperti yang disampaikan dalam video viral. Menurut Wiwit, Hastina berangkat ke luar negeri untuk menikah dengan pria asal China dan telah mengetahui rencana tersebut sejak sebelum keberangkatan.

“Saya ingin klarifikasi tentang masalah yang beredar di PALI atas nama Hj Hastina. Bahwasanya video viral itu tidak benar. Hj Hastina tidak tertipu dan tidak bekerja di Taiwan,” ujar Wiwit dalam keterangannya yang diupload oleh akun Instagram @pali_terkini.

Baca juga :   Udara Palembang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Sebelumnya, video Hastina viral di media sosial setelah dirinya terlihat menangis dan meminta bantuan pemerintah daerah serta kepolisian untuk membebaskannya dari tempatnya berada di luar negeri.

Dalam video tersebut, Hastina mengaku ditipu oleh pihak yang mempekerjakannya ke Taiwan. Ia juga menyebut dirinya “dijual” dan pekerjaan yang dijalani tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Namun, Wiwit memberikan versi berbeda mengenai keberangkatan Hastina.

Baca juga :   Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera: PKK Palembang Sosialisasi KISAH

Menurut dia, Hastina sebelumnya memang meminta bantuan untuk diperkenalkan dengan pria asal China. Setelah berkomunikasi, Hastina disebut menyetujui rencana pernikahan tersebut.

“Hastina sudah tahu dia akan dinikahkan. Dia menghubungi saya dan mengirim pesan kepada saya. Dia ingin saya memperkenalkan dengan orang Tiongkok atau China. Dia menyetujui dan sudah menikah,” kata Wiwit.

Wiwit juga menyebut Hastina telah menerima mahar sebesar Rp29,1 juta yang diberikan di Indonesia sebelum keberangkatan.

Baca juga :   Kasus Kebocoran Pipa Minyak, Polres PALI Periksa Sembilan Pegawai Medco Energy

Ia mengatakan rencana pernikahan tersebut juga telah disampaikan kepada Hastina sebelum dirinya berangkat. Wiwit bahkan mengaku menyarankan Hastina untuk terlebih dahulu membicarakannya dengan keluarga.

“Sebelum menyetujui keberangkatan, saya menyarankan agar dia berbicara dengan keluarganya bahwa dia akan menikah dengan orang China. Tapi dia tidak peduli tentang itu,” ujarnya.

Menurut Wiwit, Hastina saat itu menyatakan keputusan tersebut merupakan urusannya sendiri.

Baca juga :   Tekan Angka Karhutla, Polres Muara Enim Datangi Desa-desa, Ada Apa?

“Dia berkata, aku tidak perlu berbicara dengan keluargaku karena yang menjalankan adalah aku,” kata Wiwit mengutip pernyataan Hastina.

Wiwit juga membantah pengakuan Hastina mengenai dugaan penganiayaan yang disampaikan dalam video viral.

Ia menyebut luka pada tangan Hastina bukan disebabkan penganiayaan oleh suaminya. Menurut Wiwit, luka tersebut terjadi saat sang suami berusaha mencegah Hastina yang disebut hendak melukai dirinya sendiri.

Baca juga :   Kurangi Risiko Kecelakaan, PALI Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub

“Luka di tangan bukanlah penganiayaan, melainkan upaya pencegahan suaminya yang hendak melukai tubuhnya sendiri,” ujar Wiwit.

Wiwit juga menyebut suami Hastina telah memenuhi sejumlah kebutuhan istrinya selama berada di China.

Di antaranya membelikan sepeda motor, telepon seluler, skincare, makanan serta berbagai kebutuhan lainnya.

Baca juga :   Kronologi Bus Pengantin Nyungsep di PALI, Terlalu Tepi saat Berpapasan

Namun, menurut Wiwit, Hastina kemudian tetap ingin pulang ke Indonesia dengan alasan anaknya tidak dapat hidup tanpa dirinya.

Ia juga mengklaim Hastina sempat meminta telepon seluler iPhone 17 Pro Max dan mengancam akan kembali ke Indonesia apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.

“Dia minta handphone iPhone 17 Pro Max. Mengancam suami jika tidak dikasih iPhone Pro Max akan pulang ke Indonesia,” katanya.

Baca juga :   Bupati PALI akan Ganti Vendor Penyedian MBG jika Terbukti Lalai

Wiwit mempertanyakan keputusan Hastina yang sebelumnya telah menyetujui rencana pernikahan tersebut.

Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya tidak muncul apabila sejak awal keputusan untuk menikah dengan pria asal China telah dipahami dan disepakati.

Meski demikian, keterangan Wiwit tersebut merupakan versi dari pihak yang mengaku sebagai teman Hastina. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Hastina terkait bantahan tersebut.[YKP]

di Taiwan Dibantah Teman Sendiri Mengaku Dijual Pali Perempuan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWarga PALI Mengaku Ditipu Kerja ke Taiwan, Minta Diselamatkan
Next Article Emak-emak di Yogyakarta Pukul Panci, Desak Pemerintah Hentikan Program MBG
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,905 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,778 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,751 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?