RELUNG.ID – Seorang suami berinisial S (47), tega menghabisi nyawa istrinya, T (45), dengan cara membacok menggunakan parang sebanyak 15 kali.
Aksi kekerasan ini terjadi di rumah kontrakan korban yang terletak di Jalan Perintis Gang Bambu I, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Kamis (16/1/2025) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
Motif pembunuhan berawal dari permintaan S yang meminta uang sebesar Rp 150 ribu untuk ongkos mencari kerja. Namun, karena tidak diberikan, S yang kesal kemudian melampiaskan kemarahannya dengan membacok korban di bagian kepala.
Pelaku menceritakan bahwa kejadian bermula ketika ia dan korban terlibat cekcok di dapur. “Masalahnya hanya minta uang saja, uang untuk ongkos mau ngojek kan cari gawe kan keliling. Saya minta Rp 150 ribu, tapi tidak dikasih,” ungkap S.
Setelah cekcok di dapur, T mencoba melarikan diri, namun dikejar oleh S yang terus membacoknya hingga tewas.
“Pertama saya bacok bagian kepala di dapur. Setelah itu korban sempat kabur ke depan dan dikejar. Lalu saya tarik bajunya dan jatuh, kemudian lari lagi dia ke depan, di luar rumah lalu saya bacok sekitar 10 sampai 15 kali,” jelas S.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Hendrawan, menjelaskan bahwa pernikahan antara S dan T adalah pernikahan sirih. Diketahui, sehari sebelum kejadian, T sempat melakukan pinjaman ke koperasi sebesar Rp 6 juta. Ketika T tidak memberikan uang yang diminta, S pun menjadi kesal hingga terjadi keributan yang berujung pada aksi pembacokan.
Korban T meninggal dunia akibat luka parah di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, lengan, leher, tangan kiri, perut, dan paha. Saat ini, pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami dugaan motif lainnya, termasuk kemungkinan adanya unsur cemburu,” ujar Kasat Reskrim. Untuk sementara, pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. (ANS)

