RELUNG.ID – Aksi nekat pencurian dengan pemberatan (Curat) kembali terjadi di Jalan KI Kemas Rindo, Lorong Santai, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Kali ini yang menjadi korbannya yaitu Marlena (38), yang harus kehilangan tiga kodi sapu lidi, satu unit laptop dan satu buah celengan.
Akibat aksi curat tersebut, kerugian yang dialami Marlena ini mencapai Rp11 jutaan.
Ditemui di Polrestabes Palembang, Marlena mengaku mengetahui rumahnya didatangi kawanan pencuri ini pada Selasa kemarin (4/2). Saat itu, dia baru pulang menginap dari rumah kakaknya yang sedang sakit.
“Senin malam itu saya sekeluarga ke rumah kakak yang lagi sakit, dan rumahnya tidak jauh. Memang saat pergi rumah saya ditinggal kosong, lalu esok paginya pulang kerumah sekitar pukul 05.30 WIB karena anak mau sekolah,” katanya.
Sesampai di rumah, dia melihat jendela rumah bagian samping sudah terbuka. Sehingga langsung masuk ke rumah dan melihat jendela dapur juga sudah terbuka.
“Kami melihat di dapur tabung gas sudah hilang, dan anak saya juga melihat sapu lidi untuk dijual juga hilang, kemudian anak saya teriak bahwa Laptopnya juga hilang, baru sadar bahwa rumah telah dimasuki maling,” jelasnya.
Atas kejadian ini kehilangan laptop, celengan berisi uang, tabung gas, sapu lidi untuk dijual sebanyak tiga kodi, “Kalau kerugian sekitar Rp11 juta, saya melapor berharap pencuri bisa ditangkap polisi,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang mengatakan, laporan korban telah diterima petugas piket atas tindak pidana Pencurian Dengan Pemberangkatan dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.
“Benar adanya laporan korban yang rumahnya dibobol pencuri, laporan sudah diterima selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim guna ditindaklanjuti,” pungkasnya. (DNP)

