RELUNG.ID – Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), Pandu Sjahrir, resmi bergabung dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Keponakan dari Luhut Binsar Pandjaitan ini semakin memperkuat jejaknya di lingkaran strategis ekonomi dan pemerintahan.
Pandu Sjahrir diketahui hadir dalam rapat yang membahas pembiayaan program 3 juta rumah di kantor Bank Indonesia (BI) pada Selasa (11/2) malam.
Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun.
Selepas rapat, Maruar Sirait memperkenalkan Pandu Sjahrir kepada media, meski tidak secara eksplisit menyebutkan jabatannya di Danantara. Pandu kemudian diminta menjelaskan kontribusi Danantara dalam mendukung program perumahan tersebut.
Nama Pandu Sjahrir sudah lama dikenal dalam industri pertambangan dan energi. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), perusahaan yang kepemilikannya kerap dikaitkan dengan Luhut Binsar Pandjaitan.
Lahir di Amerika Serikat pada 17 Mei 1979, Pandu menempuh pendidikan di University of Chicago dan meraih gelar Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business. Ia memulai karir profesionalnya sebagai analis di Lehman Brothers pada 2001-2002.
Karirnya kemudian berlanjut sebagai Principal di Byun & Co serta Alternative Energy Fund Asia (2002-2005), sebelum bergabung dengan Matlin & Patterson sebagai Analis Senior spesialisasi sektor energi dan pertambangan (2007-2010).
Pandu bergabung dengan TOBA pada 1 Oktober 2010 sebagai Direktur Perseroan, sebelum kemudian menduduki jabatan eksekutif lainnya, termasuk sebagai Direktur PT Adimitra Baratama Nusantara yang masih terafiliasi dengan TOBA.
Selain dikenal sebagai pengusaha, Pandu Sjahrir juga memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024.
Selain itu, pamannya, Luhut Binsar Pandjaitan, kini dipercaya sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto di bidang investasi. (KBP)

