Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»VIral, Panitia Kurban di Cikiwul Bekasi Minta Rp 15 Ribu ke Warga
Regional

VIral, Panitia Kurban di Cikiwul Bekasi Minta Rp 15 Ribu ke Warga

RiyadiBy Riyadi09/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seorang ibu rumah tangga mengaku menepus daging kurban Rp 15 ribu di Bekasi yang diminta oleh seorang panitia. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kasus dugaan pungutan liar (pungli) oleh panitia kurban di wilayah Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, yang meminta uang Rp 15 ribu kepada warga untuk menebus satu kantong daging kurban, telah mendapat perhatian aparat kepolisian.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, mengungkapkan bahwa kasus tersebut sudah ditangani dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sudah dikomunikasikan, sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah,” ujar Kompol Sukadi saat dikonfirmasi, Minggu (8/6/2025).

Baca juga :   Remaja Dipukuli di Panti Pijat OKU Diduga Gara-gara Kurang Bayar

Sebelumnya, video yang memperlihatkan warga yang harus membayar Rp 15.000 untuk satu kantong daging kurban viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo, memperlihatkan dua orang ibu-ibu membawa kantong kresek berisi daging kurban dan mengaku harus membayar biaya tersebut.

Menanggapi viralnya video itu, salah satu panitia kurban, Tarmin, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa awalnya di wilayahnya belum ada hewan kurban yang dibagikan secara gratis. Tarmin mengaku berinisiatif membantu mencari orang yang bersedia mengurbankan sapi untuk diberikan kepada warga, khususnya para pemulung yang selama ini sulit mendapatkan daging kurban.

“Setelah ada yang memberi sapi, dapatlah tiga ekor sapi dari orang yang tidak mau disebut namanya, beliau disebut hamba Allah yang memberikan kepada kami,” kata Tarmin dalam video klarifikasinya, Minggu (8/6/2025).

Baca juga :   Kisah Pilu Bocah 3 Tahun di Sukabumi, Meninggal dengan Tubuh Dipenuh Cacing Pita

Namun, orang yang memberikan sapi tersebut tidak memberikan bantuan biaya operasional seperti pemotongan dan distribusi. Karena itu, berdasarkan kesepakatan warga, panitia memutuskan mengenakan biaya Rp 15.000 per kantong daging untuk menutupi biaya pemotongan dan pekerjaan lain yang menyita waktu dan tenaga.

“Untuk biaya pemotongan dan juga pekerjaan menetel-netel sapi itu, kami dengan inisiatif dan teman-teman sepakat meminta bantuan sebesar Rp 15.000,” jelas Tarmin.

Tarmin menegaskan, biaya tersebut tidak dipungut kepada semua warga yang menerima daging kurban dan panitia sama sekali tidak mengambil keuntungan dari uang tersebut.

Baca juga :   Nunung Bantah Isu Andre Taulany Selingkuh dengan Sinden OVJ

“Kami hanya mendapatkan sapi, tidak mendapatkan bantuan uang, hanya sapi saja agar teman-teman kami bisa makan daging,” tuturnya.

Tarmin mengakui kesalahan dan meminta maaf atas perbuatannya yang memungut biaya kepada warga.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama kepada aparatur daerah setempat dari tingkat RT, RW, camat, dan Bapak Wali Kota,” katanya.[YKP]

Bayar Rp 15 ribu Bekasi Tebus Sapi Kurban Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKades di Serang Belum Lunasi Pembelian 16 Sapi Kurban Rp290 Juta, Ngaku Kena Tipu Rekan Bisnis
Next Article Wawako Palembang Dukung UMKM dan Ekraf Lewat Aksi Sosial GEKRAFS di Idul Adha
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,916 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,788 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,761 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?