RELUNG.ID – Kasus penembakan terhadap sopir dump truk batubara, Edi Mashuri (40) terus diselidiki Polres Musi Rawas Utara (Muratara).
Penyelidikan ini guna mengejar pelaku penembakan yang terjadi di Jalan Houling KM 18/120 Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.
Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin mengatakan, kasus penembakan tersebut kini masih dilakukan proses penyelidikan.
Dalam penyelidikan kasus ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi sebanyak tiga orang.
“Iya diburu namanya penyelidikan masih dam proses penyelidikan. Saksi-saksi sudah kita periksa dan masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim pada Jumat, (4/7/2025).
Intinya menurut Kasat Reskrim, saat ini sudah proses penyelidikan. Nantinya akan dikumpulkan dan dimasukan hasil visum. Setelah itu baru pihaknya melakukan gelar perkara lagi.
“Untuk sekarang lagi tahap pengumpulan bukti-bukti, penambahan saksi,” ujarnya.
Peristiwa penembakan tersebut diketahui sebelumnya dialami korban Edi Mashuri, sopir PT DSB yang merupakan warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir. Korban alami luka tembak di bagian bokong sebelah kiri.
Penembakan tersebut terjadi di Jalan Houling KM 18/120 Desa Bening, Kecamatan Rawas Ilir pada Senin, 30 Juni 2025 sekitar pukul 08.40 WIB.
Awal permasalahan diduga sehari sebelumnya terjadi perselisihan antara korban dengan Arsah yang disebabkan adanya kemacetan kendaraan di Jalan Houling.
Kemudian terjadi cekcok mulut antara korban dengan Arsah. Lalu keesokan harinya pada Senin, 30 Juni 2025 sekitar pukul 08.40 WIB, terjadi aksi penembakan terhadap sopir dump truk batubara yang dialami korban Edi Mashuri.
Berdasarkan informasi yang didapat dari pihak keluarga korban, bahwa pelaku penembakan tersebut diduga dilakukan oleh Arsah. Akibat penembakan tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit’ Rupit untuk menjalani perawatan. (NSR)

