RELUNG.ID- Antrean kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax masih terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/8/2025).
Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir, menyusul kelangkaan stok Pertamax di hampir seluruh SPBU di kota tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang terjadi di beberapa titik, termasuk di SPBU kawasan Taman Makam Pahlawan. Tulisan “Pertamax Kosong” dipasang di dekat dispenser SPBU, menandakan tidak tersedianya BBM nonsubsidi tersebut.
Warga pun mengeluhkan tidak adanya informasi resmi dari pihak SPBU maupun Pertamina terkait penyebab kelangkaan ini.
“Dari kemarin keliling cari Pertamax, banyak yang kosong. Kalau pun ada, pasti rebutan dan antreannya panjang,” kata Syarif, salah seorang warga.
Kelangkaan Pertamax juga berdampak pada lonjakan pengguna Pertalite. Banyak pengguna kendaraan yang beralih ke BBM subsidi, sehingga antrean Pertalite pun ikut memanjang.
“Biasanya isi Pertamax, tapi karena kosong ya terpaksa isi Pertalite. Tapi antreannya bisa sampai 20 menit,” ujar Andar, seorang pengemudi ojek online.
Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan bahwa stok dan distribusi Pertamax kini mulai pulih secara bertahap di sejumlah SPBU di Kota Palembang.
“Penyaluran BBM terus kami percepat dan distribusikan bertahap. Per pagi ini, sebagian besar SPBU sudah tersedia stok Pertamax, dan sisanya menyusul,” ujar Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.
Ia menjelaskan, produk BBM lain seperti Pertalite dan Solar dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan distribusi. Penyaluran dilakukan sesuai rencana dan dipantau agar tetap lancar di seluruh wilayah.
Pertamina juga menggandeng Polda Sumsel dalam menjaga kelancaran distribusi serta pengawasan di SPBU. Polisi turut melakukan pemantauan dan pengecekan QR Code kendaraan untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan.
“Dukungan Polda Sumsel sangat membantu, khususnya dalam pengamanan jalur distribusi dan kondisi di lapangan agar tetap tertib,” tambah Rusminto.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Pasokan dalam kondisi mencukupi dan distribusi terus dilakukan,” pungkasnya.[CKM]

