RELUNG.ID- Musibah kebakaran di gang sempit Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, turut dirasakan keluarga besar SMK PGRI 1 Palembang. Dari 28 kepala keluarga yang terdampak, tiga di antaranya adalah keluarga siswa sekolah tersebut.
Menanggapi hal itu, SMK PGRI 1 Palembang menggalang bantuan dari siswa, wali murid, dan masyarakat sekitar.
Hasilnya, terkumpul 33 paket sembako berisi beras 3 kilogram, empat bungkus mi instan, dan 1/4 kilogram minyak goreng. Selain itu, sekolah juga menyalurkan bantuan tunai senilai Rp2.150.000.
Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Palembang, Nurhidayatika, mengatakan aksi sosial ini lahir dari rasa empati keluarga besar sekolah terhadap musibah yang menimpa warganya.
“Bantuan ini mungkin kecil, tapi kami berharap bisa meringankan beban korban kebakaran, terutama keluarga siswa yang terdampak,” ujarnya saat menyerahkan bantuan, Rabu (20/8/2025).
Nurhidayatika menekankan, kegiatan sosial seperti ini penting untuk menumbuhkan karakter siswa. Menurutnya, solidaritas, gotong royong, dan empati tidak cukup diajarkan lewat teori.
“Anak-anak belajar langsung bagaimana peduli dengan lingkungan. Mereka ikut mengumpulkan, mengemas, dan menyalurkan bantuan. Itu menjadi pengalaman yang berharga,” jelasnya.
Sejumlah siswa terlihat ikut menyerahkan bantuan secara langsung, menyapa para korban, dan membantu mengangkat barang. Nurhidayatika menambahkan, “Solidaritas ini harus terus kita rawat. Musibah bisa menimpa siapa saja, dan kita harus siap saling membantu.”
SMK PGRI 1 Palembang berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial serupa sebagai bagian dari pendidikan berbasis karakter, di mana kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari proses belajar.
Penerimaan bantuan ini disambut haru warga Karang Jaya. Harjana, ibu dari salah seorang siswa yang terdampak, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah peduli,” katanya dengan mata berkaca-kaca.[KPB]

