RELUNG.ID – Sony Interactive Entertainment (SIE) resmi mengumumkan kenaikan harga konsol PlayStation 5 (PS5) di Amerika Serikat.
Melalui blog resminya pada Rabu (20/8/2025), perusahaan menyebut penyesuaian harga ini dilakukan karena ‘kondisi ekonomi yang menantang.’
Mulai Kamis, harga eceran PlayStation 5 standar naik dari US$499,99 menjadi US$549,99. Sementara itu, PS5 Digital Edition naik dari US$449,99 menjadi US$499,99, dan PS5 Pro dari US$699,99 menjadi US$749,99. Harga aksesori PS5 tetap tidak mengalami perubahan.
Kenaikan harga ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pada April 2025, SIE juga menyesuaikan harga PS5 di sejumlah wilayah termasuk Eropa, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Selandia Baru.
Di Jepang, harga konsol PS5 dan perangkat periferalnya sudah dinaikkan sejak September 2024. SIE menegaskan bahwa kebijakan ini dipicu oleh faktor eksternal, terutama dinamika ekonomi global.
Meski demikian, performa penjualan PlayStation 5 terus menunjukkan tren positif. Dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal yang berakhir 30 Juni 2025, Sony mencatat total pengiriman PS5 telah mencapai 80,3 juta unit secara global.
Antara 1 April hingga 30 Juni 2025 saja, sebanyak 2,5 juta unit PS5 berhasil dikirimkan.
Sejak diluncurkan pertama kali pada 12 November 2020 di sejumlah negara termasuk AS, Jepang, dan Australia, konsol PS5 menjadi salah satu produk terlaris Sony.
Penjualannya melampaui 10 juta unit pada Juli 2021, 20 juta unit pada Juni 2022, 30 juta unit pada Januari 2023, dan 50 juta unit pada Desember 2023.
Hingga Juli 2023, angka tersebut sudah menembus 40 juta unit, dan kini melampaui 80 juta unit pada pertengahan 2025.
Model terbaru PS5 Pro yang dirilis November 2024 juga ikut mendukung pencapaian ini.
Versi Pro hadir dengan peningkatan signifikan, termasuk dukungan PlayStation Spectral Super Resolution, 120 FPS, ray tracing canggih, penyimpanan SSD 2TB, GPU yang lebih bertenaga dengan memori 28 persen lebih cepat, serta teknologi AI upscaling untuk meningkatkan kualitas visual. (LWM)

