Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Wabup Jember Djoko Susanto Adukan Bupati Muhammad Fawait ke KPK
Politik

Wabup Jember Djoko Susanto Adukan Bupati Muhammad Fawait ke KPK

RiyadiBy Riyadi24/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakil Bupati Jember Djoko Susanto melayangkan surat aduan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena merasa diabaikan dan tidak dilibatkan dalam pengambilan kebijakan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Wakil Bupati Jember Djoko Susanto melayangkan surat aduan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena merasa diabaikan dan tidak dilibatkan dalam pengambilan kebijakan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

Dalam surat tertanggal 4 September 2025 itu, Djoko menuliskan bahwa selama enam bulan menjabat, dirinya tidak pernah dilibatkan dalam agenda resmi Pemerintah Kabupaten Jember.

“Surat ini tindak lanjut dari audiensi saya dengan KPK beberapa bulan lalu. KPK menyampaikan kepada saya bahwa tugas wakil bupati lebih banyak di bidang pengawasan,” kata Djoko, Senin (22/9/2025).

Baca juga :   Surat Edaran KPK: Kendaraan Dinas Hanya untuk Kepentingan Kedinasan

Djoko berharap KPK dapat memberikan pembinaan dan pengawasan khusus dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih di Pemkab Jember. Surat serupa juga telah ia kirimkan ke Kementerian Dalam Negeri serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Tapi saya juga tidak akan menyesal walaupun permohonan saya kepada KPK untuk melakukan pembinaan itu berubah menjadi penindakan,” ujarnya.

Dalam surat tersebut, Djoko menguraikan enam poin aduan. Pertama, inkonsistensi kebijakan yang ditandai dengan keluarnya Keputusan Bupati Nomor 100 tentang Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), yang menurutnya tidak memiliki dasar hukum dan tumpang tindih dengan fungsi wakil bupati.

Baca juga :   Nusron Wahid Sesalkan Kericuhan Diskusi di UGM: Kami Siap Dikritik, Bukan Menutup Dialog

Kedua, tidak berjalannya meritokrasi kepegawaian. Djoko menilai profesionalitas ASN rendah karena adanya penempatan pejabat eselon 3 sebagai pelaksana tugas jabatan eselon 2. Ia juga menyoroti lemahnya independensi inspektorat, ditandai dengan adanya ASN yang dipaksa mundur setelah diperiksa.

Ketiga, pengelolaan anggaran APBD yang dinilai tidak transparan, akuntabel, efektif, dan efisien, sehingga rawan korupsi.

Keempat, tidak adanya pedoman teknis dalam pengadaan barang dan jasa, khususnya mekanisme lelang.

Baca juga :   KPK Diminta Telusuri Peran Komut Caturkarsa Megatunggal Indrawan Masrin dalam Skandal Korupsi LPEI

Kelima, lemahnya sistem tata kelola aset daerah. Djoko menyebut ada pihak di luar haknya menggunakan kendaraan dinas Pemkab.

Keenam, koordinasi antara wakil bupati dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak berjalan, ditambah hak keuangan dan protokoler dirinya sebagai Wabup yang tak direalisasikan.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait enggan menanggapi serius surat aduan tersebut. Saat ditemui wartawan di Bandara Notohadinegoro Jember, Selasa (23/9/2025), Fawait hanya tertawa kecil sebelum masuk ke ruang keberangkatan tanpa memberikan keterangan.[YKP]

Adukan Bupati Muhammad Fawait KPK Pengambilan Kebijakan Tak Dilibatkan Wabup Jember
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEmas Antam Kembali Melonjak, Hari Ini Harganya Pecahkan Rekor Tertinggi
Next Article Wabup Jember Djoko Susanto Adukan Bupati Fawait ke KPK, Ini Profil dan Alasannya
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,971 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,842 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,815 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?